Akhirnya..

Dalam sebuah perbincangan di WAG keluarga, saat kami membahas tentang photo produk baru dari 'Olah Kita', adek besar berkomentar, "Photonya kurang fokus. Sama kurang kirim ke ... (dia menyebutkan kota tempatnya berdomisili)."

Mbak menjawab pesan ini dengan sangat 'arif', "Kau do'alah dengan kesungguhan hati." 😆.

Yang kusambung dengan komentar, "Do'a yang kenceng, semoga mbak tergerak hatinya buat ngirim paket ke sana."

Dan akhirnya beberapa hari lalu, aku memenuhi janji. Mengirimkan pempek dan kerupuk 'Olah Kita' kepadanya.

Karena berupa makanan basah, aku meminta waktu pengiriman yang tercepat. Walaupun sudah menggunakan cara vacuum seal, tapi aku tidak mau ambil resiko pempek rusak dalam perjalanan. Sehingga tidak dapat dikonsumsi. Namun apa daya. Lokasi dimana adek besar berada, belum dapat terlayani.

Pilihan harus diambil. Antara membatalkan pengiriman atau tetap dikirim dengan waktu yang bisa sampai 2 - 3 hari. Dan pilihan terakhir yang terpilih. Disertai dengan do'a yang tak kalah kencengnya. Agar pempek 'aman dan selamat'. 😄.

Selama paket dalam perjalanan, tak henti aku mengecek sampai dimana keberadaannya. Deg - degan pun melanda. Walau ini bukan pengiriman paket pempek yang pertama, tapi ini menjadi paket pempek terlama dalam perjalanan.

Dan pagi ini ketika akhirnya pempek diterima adek besar dan ternyata dapat dikonsumsi tanpa masalah, rasanya lega sekali. Itu berarti Pempek Kita mampu bertahan lebih dari 48 jam dengan kemasan vacuum seal.

Jadi.. dikirim kemana lagi? 

Posting : Kn

Komentar

Postingan Populer