Uji Kelayakan

Seperti halnya produk makanan lain, yang sudah melalui 'uji kelayakan' sebelum dipasarkan, maka begitu pula yang dilakukan pada semua produk yang dikeluarkan dari Gedongan Baru.

Siapakah yang melakukan 'uji kelayakan' ini? Tak usah jauh - jauh mencari tester berpengalaman. Cukup orang - orang yang ada dirumah saja.

Yups! Setiap masakan yang dihasilkan, terlebih dulu akan dicoba oleh kami. Bila 'tester' lain biasanya mencicipi sebuah masakan hanya sedikit saja, maka tidak begitu dengan kami.

Untuk uji rasa dan kelayakan ini, tak cukup sedikit. Tapi bisa sampai setengah resep adonan. Atau bila dalam kondisi tertentu, akan menghabiskan satu resep tersendiri. 😂.

Tak jarang, bila produk itu disukai, maka orderan akan ditutup. Lantaran produknya sudah habis dimakan sendiri.

Seperti ini contohnya....

"Lho? Kerupuknya sudah ibu goreng tho?" Ujarku sekeluar dari kamar.
Siang itu, aku janji sama ibu untuk bersama - sama menggoreng kerupuk. Tapi lantaran kelelahan setelah rapat di sekolah, aku pun ketiduran. 😊.

"Iya, nih," jawab ibu. "Yang ini gak usah dijual, ya. Soalnya bapak suka," lanjut beliau.

"Ok!" Jawabku seraya segera membuat status untuk menutup orderan kerupuk.

Jadi, jangan heran bila tiba - tiba aku mengakhiri orderan sebuah produk. Karena kejadian seperti ini, bisa saja terulang kembali. 😂.

Posting : Kn

Komentar

Postingan Populer