Paket

#dirumahsaja

Beberapa hari lalu, dalam salah satu sesi berkumpul dimeja makan seusai shalat Maghrib...

"Om telpon, nih," keponakan cantik yang sulung berkata seraya mengarahkan kamera ponselnya ke arah aku dan ibu, yang duduk bersebelahan.

"Paketnya sudah sampai," adek besar laporan setelah memberi salam.
Akhirnya, datang juga paket kiriman ibu padanya. Yang proses pengemasannya harus melalui acara bongkar pasang terlebih dahulu. 😊.

"Wadahnya penuh minyak," ujarnya.
Pantas saja petugas pos meminta kami untuk mengemasnya dalam wadah tertutup. Andaikan menggunakan kotak biasa, pastilah minyak yang berasal dari sambal kering kentang dan rendang itu akan mengotori paket lainnya.

Lalu, seperti diingatkan akan sesuatu...

"Tuppynya pecah gak?" Tanya mbak sambil menahan senyum.

"Kalau pecah, ganti lho, Nang," tambahku. "Tuppynya lebih mahal daripada isi paket," candaku seraya tergelak.

Rupanya, jiwa - jiwa 'tak mau rugi', masih bersemayam walaupun satu pekan telah berlalu. 😂.

Posting : Kn

Komentar

Postingan Populer