Lebih Enak
#dirumahsaja
.
Penasaran dengan Oreo Dessert buatan keponakan cantik beberapa hari lalu, maka sore ini aku pun mencoba untuk membuatnya juga. Tapi bila keponakan cantik membuatnya dengan ukuran kira - kira, maka aku membuat berdasarkan resep yang kumiliki. Pastinya dengan ukuran yang pas.
.
.
Berikut cerita lengkapnya...
.
Saat akan membuat lapisan pertama..
.
"Oreonya dihaluskan pakai apa?" Tanya mbak ketika melihatku mengeluarkan Oreo dari bungkusnya.
.
"Pakai ulekan," jawabku.
.
"Gak pedes, tuh? Khan bekas cabe."
.
"Malah enak dong. Ada sensasi rasa pedasnya," jawabku ngasal.
Belum pernah ada khan varian rasa pedas untuk Oreo Dessert?
.
.
Lalu berlanjut membuat lapisan kedua...
.
"Kita gak punya susu cair lho," mbak memberitahu saat aku menyebutkan bahan yang diperlukan. "Adanya SKM, nih."
"Ntar kalau SKMnya dicairkan, jadinya susu cair juga," jawabku santai.
Selama masih bisa ditempuh jalan lain, maka penyesuaian pada resep, sah - sah saja.
.
.
Selanjutnya pada lapisan terakhir....
.
"Kita gak punya coklat batangan. Pakai coklat chip - chip ajah, ya?" Mbak berkata seraya menunjukkan chip - chip milik ibu yang biasanya digunakan untuk membuat kue kering.
.
"Ok. Gak masalah," jawabku. "Tapi kita juga butuh krim kental," aku membaca resep. "Diganti tepung maezena ajah," aku langsung memberi solusi.
Sudah terbayang khan seperti apa hasil resep rekayasa ini.
.
.
Dan ketika sudah selesai...
.
"Ini ada keju. Dibuat topping ajah. Sayang kalau tidak terpakai," saran mbak.
Jadilah parutan keju kuletakkan diatas oreo dessert ini.
.
Bila bertanya bagaimana rasanya? Sepertinya untuk masakan yang bahannya dibuat 'lebih baik' dari resep aslinya, pasti soal rasa juga 'tak terbantahkan'. Tak percaya?
.
Posting : fb

Komentar