Bening
#dirumahsaja
.
Himbauan ini membuat adek besar memutuskan untuk tidak pulang selama waktu yang belum diketahui. Karenanya, sebagai ganti kehadiran, dia lebih sering menggunakan video call. Berbincang lama dan bisa bertatap muka.
.
Seperti juga semalam...
.
"Mbak mana?" Aku mendengarnya bertanya seusai ngobrol dengan ibu.
Dia selalu begitu. Mengabsen satu persatu orang dirumah untuk diajaknya ngobrol.
.
"Ini mbak," jawabku seraya keluar dari kamar dan menampakkan wajah di layar.
.
Lalu ponsel kuambil alih. Sambil tetap berbicara, aku beranjak ke depan. Menemui mbak. Menghadirkannya dilayar dan meneruskan perbincangan seru kami.
.
"Nana mana?" Kali ini adek besar menanyakan keponakan cantik.
.
"Mbak disini," jawab mahasiswi semester dua ini.
Jangan pusing dengan begitu banyak panggilan 'mbak' disini. Karena kami bertiga biasa membahasakan diri dengan 'mbak' saat berbincang dengan adek besar.
.
.
Kembali obrolan kami lanjutkan. Dan tiba - tiba keponakan cantik mengganti tampilan layar ponsel. Sehingga wajah kami bertiga terlihat dilayar besar. Sedangkan wajah adek besar dilayar kecil.
.
"Wah, muka mbak bening banget," ujarnya seraya memandangi wajah dilayar.
.
"Muka bulek juga bening," aku tak mau kalah. "Ini pasti efek tiga pekan gak keluar rumah, nih," lanjutku.
.
Dan kamipun asyik sendiri mematut - matut wajah didepan layar hingga...
.
"Woi... ngobrol dong," teriak adek besar tiba - tiba. "Malah asyik bergaya," tambahnya sewot.
.
Aku dan keponakan besar tergelak.
Begitulah yang terjadi bila komunikasi dilakukan dengan menggunakam video call. Lebih asyik memandangi diri sendiri daripada berbincang - bincang.
.
Posting : fb
Komentar