Sikat Gigi
Pada aspek bahasa, terdapat indikator perkembangan anak yang bunyinya 'mampu menjawab pertanyaan dengan tepat'.
.
Untuk melatih agar anak mencapai tahap berkembang sesuai harapan (BSH), ibu guru biasa mengajukan pertanyaan - pertanyaan sederhana. Yang berhubungan dekat dengan anak.
.
Seperti : 'tadi diantar siapa?' Atau 'namanya siapa?' Bisa juga 'rumahnya dimana?' Dan pertanyaan sederhana lainnya.
.
Kemampuan menjawab dengan tepat ini, bergantung pada banyak hal. Salah satunya konsentrasi anak saat pertanyaan diajukan.
.
Dan inilah ceritanya...
.
Sore hari. Ketika waktunya mandi..
.
"Hibri, sikat gigi dulu, ya. Ini sikat giginya," ibu guru memberi perintah pada Hibri seraya mengangsurkan sikat gigi.
.
Hibri mengambil sikat gigi itu. Namun tidak langsung menyikat giginya. Dia justru asyik memainkan boneka Doraemon yang menempel pada sikat gigi.
.
"Ayo Hibri. Sikat gigi dulu. Nanti keburu dijemput lho," ibu guru mengingatkan Hibri yang masih belum juga menyikat giginya.
.
"Hibri mau pulang khan?" Ibu guru bertanya.
.
Hibri tidak menjawab. Hanya menganggukkan kepala.
.
"Kalau begitu, segera sikat giginya. Trus kita mandi. Pakai baju. Lalu dijemput, deh," ibu guru masih membujuk Hibri. "Nanti dijemput siapa, ya?" Tanya ibu guru.
.
"Doraemon!" Jawab Hibri sambil matanya tak lepas memandangi sikat gigi.
.
"Papa!" Serempak aku dan ibu guru mengoreksi jawaban Hibri.
.
Ibu guru repot kalau dijemput Doraemon. Karena memakai pintu kemana saja. Gak jelas nanti sampainya dimana. 😂.
.
Untuk melatih agar anak mencapai tahap berkembang sesuai harapan (BSH), ibu guru biasa mengajukan pertanyaan - pertanyaan sederhana. Yang berhubungan dekat dengan anak.
.
Seperti : 'tadi diantar siapa?' Atau 'namanya siapa?' Bisa juga 'rumahnya dimana?' Dan pertanyaan sederhana lainnya.
.
Kemampuan menjawab dengan tepat ini, bergantung pada banyak hal. Salah satunya konsentrasi anak saat pertanyaan diajukan.
.
Dan inilah ceritanya...
.
Sore hari. Ketika waktunya mandi..
.
"Hibri, sikat gigi dulu, ya. Ini sikat giginya," ibu guru memberi perintah pada Hibri seraya mengangsurkan sikat gigi.
.
Hibri mengambil sikat gigi itu. Namun tidak langsung menyikat giginya. Dia justru asyik memainkan boneka Doraemon yang menempel pada sikat gigi.
.
"Ayo Hibri. Sikat gigi dulu. Nanti keburu dijemput lho," ibu guru mengingatkan Hibri yang masih belum juga menyikat giginya.
.
"Hibri mau pulang khan?" Ibu guru bertanya.
.
Hibri tidak menjawab. Hanya menganggukkan kepala.
.
"Kalau begitu, segera sikat giginya. Trus kita mandi. Pakai baju. Lalu dijemput, deh," ibu guru masih membujuk Hibri. "Nanti dijemput siapa, ya?" Tanya ibu guru.
.
"Doraemon!" Jawab Hibri sambil matanya tak lepas memandangi sikat gigi.
.
"Papa!" Serempak aku dan ibu guru mengoreksi jawaban Hibri.
.
Ibu guru repot kalau dijemput Doraemon. Karena memakai pintu kemana saja. Gak jelas nanti sampainya dimana. 😂.
Posting : fb
Komentar