Minum Obat

Ada saatnya dalam masa pemulihan setelah sakit, anak - anak dibawakan obat untuk diminum di sekolah. Dan itu menjadi 'drama' sendiri. Karena tidak semua anak mau minum obat.
.
Ada yang harus diiming - imingi hadiah terlebih dahulu. Ada juga yang meminta teman - temannya untuk menyaksikan minum obat. Semacam 'tim penyemangat' gitu. 😀.
.
Dan beginilah yang terjadi pada Rafif...
.
"Abang, minum obat dulu, ya. Biar cepet sembuh," aku memanggil Rafif yang sudah asyik dengan bukunya siang ini.
.
"Itu obat yang dirumah, ya?" Tanya Rafif saat melihat aku memegang bungkus obat miliknya.
.
"Iya. Tadi dibawakan mama."
.
Rafif tidak menjawab. Tapi raut wajahnya cukup mewakili sikap yang akan diambilnya. Menolak! 😊.
.
"Ini obatnya, Bang," aku mengangsurkan sendok berisi obat ke mulutnya.
.
Rafif bergidik. Menggelengkan kepala. Dan menjauhkan wajahnya.
.
"Gak mau!" Ujarnya.
.
"Beneran gak mau, nih?" Tanyaku.
Aku tidak berusaha membujuknya. Karena akan percuma sekali.
.
"Gak!"
.
"Ok. Gak usah minum obat," aku beranjak dari hadapannya dengan membawa sendok berisi obatnya. Sementara dalam hati aku berhitung perlahan.. satu.. dua.. tiga...
.
"Mau, Bu Yayuk!" Rafif memegangi tanganku.
.
"Gak usah ajah! Abang khan gak mau minum obat," aku berpura - pura menolak permintaannya.
.
"Minum obat ajah, Bu Yayuk," pintanya dengan memohon.
.
"Beneran mau minum obat?"
.
"Iya!"
.
"Ok!"
Aku pun meminumkan obat yang ada disendok pada Rafif. Dan acara minum obat pun selesai. Begitulah cara Rafif minum obat di sekolah. Pakai acara 'drama satu babak' terlebih dahulu. 😂.
 
Posting : fb

Komentar

Postingan Populer