Kode

Memahami bapak, itu berarti memahami bahasa 'isyarat'. Karena bapak tak pernah atau jarang sekali mengungkapkan keinginan beliau secara langsung. Namun menggunakan kalimat - kalimat kiasan atau kode - kode tertentu. 'Tugas' kami adalah mengurai kode - kode atau mencari makna sesungguhnya dari kalimat yang diutarakan bapak.
.
Menjadi 'masalah' ketika kami tak peka. Maka 'kode'nya akan semakin keras. Hingga akhirnya kami mampu memahami secara benar. 😀.
.
Seperti ini misalnya...
.
Siang hari, dari kamar aku mendengar suara batuk bapak yang tak biasa. Berkali - kali dan tampaknya menyakitkan. Bergegas aku beranjak ke ruang tengah. Menemui bapak yang tengah menonton salah satu acara televisi.
.
"Kok batuk, Pak?" Tanyaku. "Bapak makan rambutan lagi?" Sebuah 'tuduhan' langsung kulayangkan. Karena beberapa waktu lalu bapak batuk lantaran makan ranbutan, hasil panen kebun dibelakang rumah.
.
"Gak!" Jawab bapak sambil masih terbatuk - batuk.
.
"Tadi mbak yang menghabiskan rambutan dibelakang," mbak yang turut keluar dari kamar memberi penjelasan.
.
"Trus kenapa bapak batuk lagi?" Aku bertanya heran. "Kayaknya makanan hari ini gak ada yang bikin batuk," aku masih penasaran.
.
"Coba buat cireng, dek. Siapa tahu batuknya sembuh," pinta bapak padaku.
.
Oalah.... ternyata ada yang diinginkan. 😂.
Bergegas aku ke dapur. Menyiapkan semua bahan. Dan setengah jam kemudian, cireng permintaan bapak telah siap disantap.
.
Dan sekarang aku jadi tahu satu hal, batuk tidak selalu berarti sakit. Karena bisa juga sebagai kode untuk minta sesuatu.
.
Bapak, mah gitu. Pakai kode - kodean segala... 😄.
Sehat terus bapak...

Posting : fb

Komentar

Postingan Populer