Abang
Disuatu pagi..
Seperti biasanya, sebelum kegiatan belajar dimulai, anak - anak akan bermain bebas. Memilih mainan yang tersedia dirak. Atau berlarian, menguras energi sekaligus olah raga. 😊.
.
"Abang, mainannya gak ditinggal," ibu guru mengingatkan Rafif yang meninggalkan begitu saja pasang bongkarnya dan ikutan berlari bersama Hibri dan Ahmad.
.
"Rafif mau lari dulu," jawabnya sambil masih berlarian.
.
"Kalau mau lari, mainan Abang dibereskan dulu," ibu guru berkata lagi.
.
Jadi begini aturannya, anak - anak diperbolehkan bermain apa saja. Asalkan mainan yang sebelumnya dibereskan terlebih dahulu. Itu sebabnya, tak pernah ada mainan yang berantakan di sekolah. Karena anak - anak sudah memahami aturan ini. Ibu guru hanya sesekali saja mengingatkan. Bahkan bila pun tidak, justru anak - anak lain yang akan mengingatkan temannya.
.
"Nanti dulu," Rafif memberi penawaran.
.
"Tidak. Aturannya, mainannya dibereskan dulu bila Abang mau main yang lain," ibu guru mengingatkan lagi.
.
Dengan enggan Rafif membereskan mainannya. Mengembalikan lagi ke rak.
.
"Sekarang Abang boleh lari lagi," ujar ibu guru.
.
"Bu Dina gak boleh panggil Abang," tiba - tiba Rafif merajuk. Marah pada ibu guru. Tampaknya dia tidak berkenan saat diminta untuk membereskan mainan. "Panggil Rafif ajah," ujarnya.
.
"Ok. Ibu panggilnya Rafif," ibu guru menyetujui permintaannya. "Trus, siapa dong yang boleh panggil Abang?" Tanya ibu guru sambil menahan senyum.
.
"Bu Yayuk ajah yang boleh panggil Abang," jawabnya ketus.
.
Aku tertawa mendengar percakapan ini. Khusus Bu Yayuk, boleh panggil Abang dengan nada suara khas. 😂. Diayun saat mengucapkan A-baaaang..
.
#edisikangenanak anak
Seperti biasanya, sebelum kegiatan belajar dimulai, anak - anak akan bermain bebas. Memilih mainan yang tersedia dirak. Atau berlarian, menguras energi sekaligus olah raga. 😊.
.
"Abang, mainannya gak ditinggal," ibu guru mengingatkan Rafif yang meninggalkan begitu saja pasang bongkarnya dan ikutan berlari bersama Hibri dan Ahmad.
.
"Rafif mau lari dulu," jawabnya sambil masih berlarian.
.
"Kalau mau lari, mainan Abang dibereskan dulu," ibu guru berkata lagi.
.
Jadi begini aturannya, anak - anak diperbolehkan bermain apa saja. Asalkan mainan yang sebelumnya dibereskan terlebih dahulu. Itu sebabnya, tak pernah ada mainan yang berantakan di sekolah. Karena anak - anak sudah memahami aturan ini. Ibu guru hanya sesekali saja mengingatkan. Bahkan bila pun tidak, justru anak - anak lain yang akan mengingatkan temannya.
.
"Nanti dulu," Rafif memberi penawaran.
.
"Tidak. Aturannya, mainannya dibereskan dulu bila Abang mau main yang lain," ibu guru mengingatkan lagi.
.
Dengan enggan Rafif membereskan mainannya. Mengembalikan lagi ke rak.
.
"Sekarang Abang boleh lari lagi," ujar ibu guru.
.
"Bu Dina gak boleh panggil Abang," tiba - tiba Rafif merajuk. Marah pada ibu guru. Tampaknya dia tidak berkenan saat diminta untuk membereskan mainan. "Panggil Rafif ajah," ujarnya.
.
"Ok. Ibu panggilnya Rafif," ibu guru menyetujui permintaannya. "Trus, siapa dong yang boleh panggil Abang?" Tanya ibu guru sambil menahan senyum.
.
"Bu Yayuk ajah yang boleh panggil Abang," jawabnya ketus.
.
Aku tertawa mendengar percakapan ini. Khusus Bu Yayuk, boleh panggil Abang dengan nada suara khas. 😂. Diayun saat mengucapkan A-baaaang..
.
#edisikangenanak
Komentar