Sholawat
Karena ibu guru adalah pengganti orang tua saat di sekolah, maka setiap ucapannya tentu mengandung do'a.
.
Dan inilah ceritanya..
.
"Abang, ayo pakai bajunya. Mau baca buku, gak?" Aku memanggil Rafif yang berlari ke sana ke mari tanpa memakai sehelai kain.
.
"Abang boleh baca buku?" Tanya Rafif.
.
"Boleh dong. Khan ini sudah satu pekan," jawabku seraya memakaikan baju.
.
Jadi.. 2 pekan lalu Rafif telah merobek buku dengan sengaja. Sebagai hukumannya, dia tidak diperbolehkan mengambil buku dirak. Tapi boleh ikutan membaca buku milik teman.
.
Namun, sepekan kemarin Abang tampan ini sakit. Sehingga 'masa hukuman'nya terlewati. 😊.
.
"Sekarang Abang boleh ambil buku. Nanti ibu bacakan," ujarku seusai memakaikan baju.
.
Rafif segera beranjak menuju rak buku dan memilih satu buku yang disukai. Menyerahkan padaku dan mulailah aku membacakan cerita untuknya....
.
"Ini dynonicus, Bang. Salah satu dinosaurus."
Aku biasa membacakan cerita dengan menggunakan kata - kataku sendiri. Digabungkan dengan ekspresi wajah, gerakan, intonasi suara. "Tapi sekarang sudah gak ada lagi. Sudah punah."
.
"Ada tulangnya, Bu Yayuk," Rafif menunjuk sebuah gambar.
.
"Kalau ini namanya fosil dynonicus. Adanya di Amerika Serikat," jelasku. "Ini jauh banget. Tapi sholawatin ajah. Siapa tahu suatu hari nanti, Abang bisa ke sana."
.
"Mbak Canayya disholawatin juga?" Tanya Rafif tiba - tiba, sambil menunjuk Canayya.
.
Spontan aku dan ibu guru saling pandang. Menyimpan tawa. Tak bisa menjawab. Takut salah. Karena ada do'a disana.
.
Lebih tepatnya... ntar ajah, Bang kalau mau nyholawatin anak orang. Kalau sudah gede. 😂.
.
Dan inilah ceritanya..
.
"Abang, ayo pakai bajunya. Mau baca buku, gak?" Aku memanggil Rafif yang berlari ke sana ke mari tanpa memakai sehelai kain.
.
"Abang boleh baca buku?" Tanya Rafif.
.
"Boleh dong. Khan ini sudah satu pekan," jawabku seraya memakaikan baju.
.
Jadi.. 2 pekan lalu Rafif telah merobek buku dengan sengaja. Sebagai hukumannya, dia tidak diperbolehkan mengambil buku dirak. Tapi boleh ikutan membaca buku milik teman.
.
Namun, sepekan kemarin Abang tampan ini sakit. Sehingga 'masa hukuman'nya terlewati. 😊.
.
"Sekarang Abang boleh ambil buku. Nanti ibu bacakan," ujarku seusai memakaikan baju.
.
Rafif segera beranjak menuju rak buku dan memilih satu buku yang disukai. Menyerahkan padaku dan mulailah aku membacakan cerita untuknya....
.
"Ini dynonicus, Bang. Salah satu dinosaurus."
Aku biasa membacakan cerita dengan menggunakan kata - kataku sendiri. Digabungkan dengan ekspresi wajah, gerakan, intonasi suara. "Tapi sekarang sudah gak ada lagi. Sudah punah."
.
"Ada tulangnya, Bu Yayuk," Rafif menunjuk sebuah gambar.
.
"Kalau ini namanya fosil dynonicus. Adanya di Amerika Serikat," jelasku. "Ini jauh banget. Tapi sholawatin ajah. Siapa tahu suatu hari nanti, Abang bisa ke sana."
.
"Mbak Canayya disholawatin juga?" Tanya Rafif tiba - tiba, sambil menunjuk Canayya.
.
Spontan aku dan ibu guru saling pandang. Menyimpan tawa. Tak bisa menjawab. Takut salah. Karena ada do'a disana.
.
Lebih tepatnya... ntar ajah, Bang kalau mau nyholawatin anak orang. Kalau sudah gede. 😂.
(Posting : fb)
Komentar