Obrolan Kami
Ini tentang obrolan kami, disuatu malam, ketika menunggu datangnya pesanan di warung bakmi dekat rumah....
"Ayo tebak. Itu baru pulang dari resepsi atau baru mau berangkat?" Tiba - tiba mbak mengajak main tebak - tebakan saat melihat dua pasangan yang baru memasuki warung bakmi dengan mengenakan batik. Penampilan mereka begitu rapi. Layaknya orang yang akan berangkat ke suatu acara.
.
"Kalau baru mau berangkat, masa sih mampir ke warung. Jajan dulu," jawabku.
.
"Bisa ajah. Siapa tahu takut kelaparan ditempat resepsi. Gara - gara kelamaan ngantri salaman," Adek besar menimpali.
.
"Mungkin baru pulang," mbak memberi alternatif.
.
"Gak mungkin!" Aku dan adek besar memberi bantahan. "Ini baru jam setengah tujuh. Resepsinya belum dimulai," Adek besar memberi alasan.
.
"Bisa saja resepsinya diluar kota," aku memberi tebakan lainnya.
.
"Gak, ah!" jawab mbak. "Bajunya masih rapi gitu. Kalau dari luar kota, pasti sudah kusut," begitu alasannya.
.
"Atau mereka memang terbiasa keluar rumah dengan pakaian yang rapi," lanjut mbak memberikan ulasan.
.
Aku jadi tertawa sendiri. Mengingat kebiasaanku yang bisa kemana - mana hanya dengan memakai daster yang dilapisi jaket. Berbeda sekali dengan mereka. 😀.
.
Namun sebelum kami terlibat 'perbincangan' yang semakin tak menentu, bapak tiba - tiba memberi 'solusi'. "Sudah gak usah ribut. Datangi orangnya. Trus ditanyai."
.
Dan seketika perdebatan pun berakhir.
Bapak, mah gitu. Gak mungkinlah langsung menanyai mereka. 😂.
(Posting : fb)
(Posting : fb)

Komentar