Kambing

No photo description available.Pagi hari yang mendung, Jihan sudah hadir di sekolah saat aku datang. Dia tampak asyik dengan balok warna. Membangun dan bercerita sendiri.
.
Usai meletakkan tas dan membuka jaket, aku datang menghampirinya...
.
"Jiji bikin apa?" Tanyaku.
.
"Bikin kandang kambing," jawabnya sambil tak melepaskan pandangan dari balok warnanya.
.
"Kambingnya mana?"
.
"Ini," Jihan menunjuk sebuah balok berwarna merah berbentuk silinder. "Kambingnya nangis," gadis kecil ini memberitahu.
.
"Kok nangis? Kenapa?"
.

"Kambingnya gak boleh masuk kandang."
.
"Kok gak boleh masuk kandang, kenapa?" Aku penasaran.
.
"Kambingnya nangis," jawab Jihan.
Lha? Kok mbulet, ya?
.
"Ok, ibu coba ulangi, ya," ujarku masih bersabar. 😊. "Jadi kambingnya menangis karena gak boleh masuk kandang. Trus, mengapa kambingnya gak boleh masuk kandang, Ji?" Tanyaku dengan nada penasaran tingkat dewa.
.
"Kambingnya nangis," jawab Jihan dengan senyum manisnya.
.
Dan pertanyaan pun diusaikan. Karena Bu Yayuk sudah pusing duluan.. 😂.

(Posting : Ig)

Komentar

Postingan Populer