Do'a

Pada aspek perkembangan nilai agama dan moral, salah satu indikator perkembangan anak adalah mampu menjawab dan mengucapkan salam.
.
Maka, inilah ceritanya...
.
"Mye, ditunggu papa dijendela," terdengar suara ibu guru memanggil Myesha yang masih sibuk dengan sepatunya.
Pagi ini, dia diantar sang papa. Dan seperti biasanya, setiap orang tua akan dilepas kepergiannya oleh anak - anak dengan cara melambaikan tangan dari jendela sekolah.
.
Mendengar panggilan ibu guru, Mye bergegas menuju jendela dan melambaikan tangan pada sang papa.
.
"Assalamu'alaikum," ujar papanya Mye.
.
Mye hanya tersenyum saja.
.
"Salamnya dijawab, Mye," ibu guru mengingatkan. "Wa alaikum salam," lanjut beliau mengajarkan.
.
Mye mengabaikan ibu guru dan segera beranjak menuju rak mainan setelah sang papa menghilang dari pandangan.
.
"Ntar dulu mainnya, Mye," aku mendekati Mye dan membawanya duduk disampingku. "Kita belajar menjawab dan mengucapkan salam, ya."
.
Walau hampir menginjak usia 4 tahun, Mye masih belum bisa menjawab dan mengucapkan salam dengan benar. Baru bagian ujung - ujung kalimat saja.
.
"Tirukan ibu, ya," aku mulai mengajarinya. "Assalamu'alaikum."
.
"Kum," tiru Myesha.
Lha tenan tho? Ujungnya saja. 😁.
.
"Tirukan pelan - pelan, ya," aku mengulangi. "Assalamu'alaikum," aku mengeja pelan - pelan.
.
Tapi apa yang terjadi?
Baru saja akan menirukan, Myesha tiba - tiba bersin. Spontan ibu guru berucap, "Alhamdulillah."
.
"Ayo tirukan, Mye," aku mengingatkan Myesha untuk menirukan ucapan salam yang tadi kucontohkan.
.
"Alhamdulillah," jawab Mye dengan perlahan.
.
Lha? Kok jadi Alhamdulillah?
Tampaknya Mye bingung. Kalimat mana yang harus ditirukan. 😂.

(Posting : fb)

Komentar

Postingan Populer