Cantik

Jihan, gadis kecil paling cantik (menurut dirinya sendiri) di sekolah, memiliki rasa percaya diri begitu tinggi. Begitu percaya dirinya, sehingga tak ada yang dapat menyaingi kecantikan yang dimilikinya.
.
Maka, beginilah kejadiannya
"Jihan, tadi ngompol, ya?" Ibu guru menggoda Jihan.
Ketika mengantarkan pagi ini, sang ibu bercerita bahwa Jihan mengompol sesaat sebelum berangkat sekolah. Jadilah harus bergànti pakaian dulu.
.
"Gak!" Jawab Jihan.
.
"Ayo bohong, ya? Tadi ibu bilang kalau Jihan ngompol," ibu guru mengingatkan. "Kalau ngompol lagi, cantiknya bisa hilang lho."
.
""Gak! Jihan cantik," jawabnya tegas.
.
"Sudah ibu ambil ajah cantiknya," ujarku yang sudah berada di depan Jihan. Menangkupkan kedua tangan diwajahnya, berpura - pura mengambil wajah cantiknya dan memindahkannya ke wajahku.
.
"Lihat, nih. Wajah cantiknya sudah pindah ke ibu," godaku.
Aku menunjukkan senyum manis pada Jihan. Tapi dia tak mau memandangku. Sepertinya tidak bisa menerima kenyataan bila cantiknya sudah berpindah. 😃.
.
"Ini lho, Ji. Cantiknya Jihan sudah pindah ke Bu Yayuk," ujarku lagi.
.
Jihan tidak menggubrisku. Dia justru mengambil tasnya. Menyembunyikan wajahnya ke dalam tas. Kemudian mengangkat lagi kepalanya seraya berkata, "Cantiknya, Jihan simpan ditas."
.
Spontan aku dan ibu guru tergelak. Sebegitu takutnya kehilangan., sehingga Jihan merasa perlu menyembunyikan cantiknya didalam tas. 😂. Memang bisa gitu, ya?

(Posting : fb)

Komentar

Postingan Populer