Takut

Hujan sudah mulai sering turun di kota kami. Tak hanya titik - titik air. Tapi kadang disertai derasnya curahan air, juga suara bergemuruh dan angin kencang. Maka tak heran bila beberapa anak menampakkan ketakutan saat hujan mulai turun.
.
Seperti ini...
.
"Mye, Canayya, ayo mandi dulu," aku memanggil.
.
Kedua gadis kecil ini datang menghampiriku. Aku membantu mereka membuka pakaian seraya memberi perintah. "Tunggu ibu. Nanti ibu yang akan antar ke kamar mandi."
.
Jadi, kamar mandi sekolah terletak dihalaman belakang. Anak - anak perlu melintasi teras terlebih dahulu sebelum sampai ke kamar mandi. Bila cuaca cerah, mereka akan bermain diteras itu, sambil menunggu giliran untuk mandi. Tapi bila hujan seperti saat ini, anak - anak bermain diruang kelas.
.
Aku menggandeng tangan Mye dan Nayya menuju kamar mandi. Saat melintasi teras, Nayya tampak ketakutan melihat hujan yang turun dengan derasnya disertai angin kencang.
.
Sambil tetap memegang tangannya, aku berkata untuk menenangkan, "Gak usah takut hujan. Ibu temenin kok."
.
"Iya. Mye gak takut hujan," sahut Mye yang sudah duluan masuk kamar mandi.
.
"Oya? Trus Mye takutnya apa?" Goda ibu guru.
.
Mye tidak menjawab. Hanya tersenyum malu seraya melirikku.
.
"Mye takut sama Bu Yayuk, ya?" Bisik ibu guru ditelinga Mye sambil menahankan tawa.
.
Lalu masih dengan tersenyum, Mye mengangguk.
.
Aku yang sedari tadi mengikuti pembicaraan ini pun tergelak.
.
Mye gitu... dengan hujan, tak takut. Tapi dengan Bu Yayuk, malah takut. 😂.

(Posting : fb)

Komentar

Postingan Populer