Tak Kurang Akal

Salah satu kegiatan di sekolah adalah makan siang bersama. Pada kegiatan ini, anak - anak dibiasakan untuk makan sendiri. Memegang sendok, menyuapkan ke mulut. Mereka juga dibiasakan untuk tahu dan melihat makanan yang dimakan. Sehingga tak hanya tahu rasa makanan, tapi juga tahu nama makanan.
.
Sering sekali ditemui, anak - anak yang tidak mau makan makanan tertentu, ketika mereka mendengar namanya. Namun ketika makanan tersebut dihidangkan didepan mata, mereka memakannya dengan lahap tanpa masalah.
.
Dan inilah ceritanya...
.
"Ini apa?" Rafif menunjuk potongan wortel yang ada dipiringnya.
.
"Ini namanya wortel," aku menjelaskan.
.
"Gak mau wortel," tolaknya seraya menyingkirkan ke pinggir piring.
.
"Wortel sehat lho. Ada vitamin A nya. Biar matanya jadi sehat," aku berkata seraya mengerjap - ngerjapkan mata. 😂.
.
"Gak mau!" Rafif masih menolak.
.
Ok, tak apa. Tak perlu dipaksa. Ibu guru akan menemukan jalan lain nantinya...
.
Lalu sambil mengajaknya ngobrol ke sana ke mari, aku memotong - motong wortel itu hingga kecil. Menyelipkan diantara nasi yang ada disendok. Dan hingga selesai makan, wortel yang tadi disingkirkan Rafif, sudah habis dimakan.
.
Bukankah ibu guru selalu menemukan cara jitu untuk membuat anak makan sayur? 😂.

(Posting : fb)

Komentar

Postingan Populer