Salah Jadwal

Menemani bapak ibu tetap sehat diusia senja, memastikan kesehatan keduanya selalu dalam kondisi baik, selalu saja ada cerita yang menyertainya. Dan itu, selalu berujung dengan tawa geli.
.
Seperti ini...
.
Beberapa kali lupa menyiapkan obat untuk bapak, membuat aku mengubah waktu memasukkan obat ke wadah - wadah obat milik bapak.
.
Jadi, selama ini aku selalu menyiapkan obat di pagi hari. Menaruhnya diwadah yang khusus disiapkan untuk obat bapak. Setiap wadah berisi obat untuk diminum pada waktu tertentu. Aku biasa meletakkannya dimeja. Tempat bapak mudah menjangkaunya.
.
Namun tak jarang karena harus segera ke sekolah, aku lupa menempatkan obat bapak. Sehingga ketika waktunya minum obat dan wadahnya masih kosong, ibu akan menelponku. Menanyakan obat yang harus diminum.
.
Padahal ada obat yang harus dibelah terlebih dahulu. Obat yang mungil. Yang mata ibu sudah tak awas lagi untuk membelahnya dengan tepat.
.
Karenanya untuk meminimalisir lupa, sejak beberapa waktu lalu, aku menyiapkan obat disore hari. Kala aku sudah lebih santai.
.
Dan malam ini...
.
"Dek, ini obat yang harus diminum?" Tanya bapak seraya memegang salah satu wadah obat berwarna merah.
.
Ha?
Aku yang tengah menyelesaikan tugas sekolah buru - buru menghampiri bapak.
.
"Ini obat buat besok, Pak," ujarku seraya mengambil wadah dari tangan bapak. "Sengaja disiapkan sekarang, biar gak lupa," lanjutku. "Khan tadi bapak sudah minum obat," aku mengingatkan.
.
"Wadahnya khan dimeja. Kirain harus diminum," jawab bapak ringan.
.
Waduh... kalau begitu anggapan bapak. Bisa - bisa over dosis. 😂.
.
Maka aku pun segera memindahkan wadah obat itu ke tempat lain. Yang tak terlihat oleh bapak. Dan baru akan diberikan nanti, bila sudah waktunya minum obat.
.
Sehat terus bapak....

(Posting : fb)

Komentar

Postingan Populer