Kamus Bahasa

Aku memiliki 'kebiasaan jelek'. Membuat sebutan - sebutan baru yang bisa membuat bingung orang lain.
.
Seperti ketika seusai makan siang, aku meminta tolong pada Hana untuk membawakan panci sayur ke belakang. ...
.
"Pegang telinganya Hana." Maksudnya pegang gagang panci. 😀.
.
Atau saat meminta Rafif untuk memakai sepatu sendiri, aku memberi instruksi, "Pegang lidahnya, trus masukkan kakinya."
Maksudnya, lidah sepatu. 😀.
.
Dan yang terjadi kemudian...
.
"Assalamu'alaikum Rafif," sapa ibu guru pada Rafif yang baru datang diantar sang papa. "Buka sepatunya. Trus salim sama papa, ya."
.
Rafif mengikuti perintah ibu guru. Dia duduk dilantai. Melepas sepatunya. Tapi sepertinya sedikit kesulitan.
.
"Lidahnya dipegang?" Tanya Rafif pada ibu guru.
.
"Kenapa pegang lidah? Sepatunya saja yang dilepas," ujar sang papa.
.
"Maksudnya lidah sepatu, pak," ibu guru buru - buru meralat.
.
Naga - naganya, aku harus membuat 'kamus' khusus atas sebutan - sebutan baru di sekolah. Agar orang tua tidak salah paham dan pusing, bila si anak membawa sebutan itu ke rumah. 😂.

(Posting : fb)

Komentar

Postingan Populer