Banyak Tanya

Rafif sedang dalam masa 'senang bertanya'. Apa saja ditanyakannya. Dan baru berhenti bila sudah mendapat jawaban yang diinginkannya.
.
Seperti ini...
.
"Rafif, berlarinya tidak pakai jatuh - jatuh." Aku mengingatkan Rafif tentang aturan berlari di sekolah.
.
Rafif berhenti berlari dan bertanya, "Nanti Bu Yayuk marah?"
.
"Ibu gak marah," jawabku. "Tapi kalau Rafif jatuh - jatuh, ibu gak bisa tolongin waktu jatuh beneran. Karena ibu kirain Rafif hanya bercanda," aku menjelaskan panjang lebar.
.
"Gak boleh jatuh - jatuh?"
.
"Iya, berlari saja. Tapi tidak pakai jatuh." Kuulangi aturan berlari yang sudah sering didengungkan di sekolah.
.
"Kalau jatuh, sakit?"
.
"Yups. Betul banget."
.
"Trus Bu Yayuk marah?"
.
"Ibu gak marah, Nak. Ibu ngasih tahu." Nada suara sudah terdengar naik seperempat oktaf. 😀.
.
"Bu Yayuk gak marah?"
.
"Gak mas. Ibu gak marah." Nada suara naik lagi. Menjadi setengah oktaf. Tanda - tanda kelelahan menjawab pertanyaan sudah terlihat. 😁.
.
"Kalau jatuh, gak ditolongin?" Rafif memberi pertanyaan lain.
.
"Iya. Karena ibu gak tahu mas jatuh beneran atau bohongan."
.
"Bu Yayuk marah? Jadi gak nolongin?" Rafif bertanya sungguh - sungguh.
.
Lha? Balik lagi..
.
"Ibu gak nolongin, karena ibu gak tahu mas itu jatuh beneran atau bohongan. Bukan karena ibu marah." Aku menjelaskan lagi. Nada suara tampak sudah mulai naik lagi. 😁.
.
"Jadi Bu Yayuk gak marah?"
.
Gubrak.. Tau deh, Nak.. Ibu lelah... 😂.

(Posting : fb)

Komentar

Postingan Populer