LIdah Sepatu
Anak - anak diberi kebebasan memakai alas kaki yang mereka sukai saat ke
sekolah. Tak heran bila ada anak yang memakai sandal. Ada juga yang
memilih memakai sepatu. Bahkan alas kaki milik sang kakak. 😂.
.
Beberapa anak yan memakai sepatu, biasanya dipilihkan oleh orang tuanya sepatu tanpa tali. Hanya menggunakan perekat agar mereka lebih mudah memakai dan melepasnya sendiri.
.
Tapi dalam prakteknya, tetap saja dibutuhkan bantuan ibu guru. Seperti ini...
.
"Rafif, ambil sepatunya. Mama sudah jemput," aku memanggil Rafif yang tengah bermain di halaman belakang sekolah.
.
Bergegas bocah kecil ini mengambil sepatu di rak yang sudah disediakan.
.
"Sepatuku baru," pamernya.
.
"Iya," jawabku. "Sekarang coba belajar memakai sepatu barunya sendiri."
.
Rafif pun membuka dua perekat sepatu sebelah kanan. Memasukkan kakinya dan tampak kesulitan.
.
"Bu Yayuk tolong," pintanya.
.
Aku pun menghentikan kegiatanku membereskan kasur anak - anak dan segera menghampiri. Ternyata lidah sepatunya terlipat ke dalam sehingga kakinya tidak bisa masuk.
.
"Lidahnya dikeluarkan dulu. Biar kaki Rafif bisa masuk ke dalam sepatu," ujarku.
.
Tapi apa yang terjadi? Rafif menjulurkan lidahnya seraya tetap berusaha memasukkan kakinya ke dalam sepatu.
.
Spontan aku tergelak. Menyadari aku telah salah memberikan perintah. 😂.
.
Maksud ibu, lidahnya sepatu, Nak.
.
Beberapa anak yan memakai sepatu, biasanya dipilihkan oleh orang tuanya sepatu tanpa tali. Hanya menggunakan perekat agar mereka lebih mudah memakai dan melepasnya sendiri.
.
Tapi dalam prakteknya, tetap saja dibutuhkan bantuan ibu guru. Seperti ini...
.
"Rafif, ambil sepatunya. Mama sudah jemput," aku memanggil Rafif yang tengah bermain di halaman belakang sekolah.
.
Bergegas bocah kecil ini mengambil sepatu di rak yang sudah disediakan.
.
"Sepatuku baru," pamernya.
.
"Iya," jawabku. "Sekarang coba belajar memakai sepatu barunya sendiri."
.
Rafif pun membuka dua perekat sepatu sebelah kanan. Memasukkan kakinya dan tampak kesulitan.
.
"Bu Yayuk tolong," pintanya.
.
Aku pun menghentikan kegiatanku membereskan kasur anak - anak dan segera menghampiri. Ternyata lidah sepatunya terlipat ke dalam sehingga kakinya tidak bisa masuk.
.
"Lidahnya dikeluarkan dulu. Biar kaki Rafif bisa masuk ke dalam sepatu," ujarku.
.
Tapi apa yang terjadi? Rafif menjulurkan lidahnya seraya tetap berusaha memasukkan kakinya ke dalam sepatu.
.
Spontan aku tergelak. Menyadari aku telah salah memberikan perintah. 😂.
.
Maksud ibu, lidahnya sepatu, Nak.
(Posting : fb)
Komentar