Jambu Kenangan
Begini...
.
Saat kecil dan tinggal di sebuah daerah di Sumatera, aku banyak menemui beragam buah - buahan. Durian, kelengkeng, duku, rambutan, bermacam jambu, cempedak, mangga dan masih banyak lagi lainnya.
.
Buah - buahan ini silih berganti musimnya. Sehingga tak pernah putus menikmati lezatnya buah lokal.
.
Usai musim durian, datang musim rambutan. Disusul musim jambu. Dari jambu air, jambu monyet, jambu bol, jambu batu. Lengkap. Kemudian musim kelengkeng pun menyertai. Dan sebagian musim buah itu dapat dinikmati secara gratis. Karena pohonnya tertanam dihalaman rumah.
.
Bila tidak ada dihalaman sendiri, tak perlu khawatir. Ada halaman rumah tetangga dan kami, anak - anak, boleh mengambil sesukanya. 😀.
.
.
Saat kecil dan tinggal di sebuah daerah di Sumatera, aku banyak menemui beragam buah - buahan. Durian, kelengkeng, duku, rambutan, bermacam jambu, cempedak, mangga dan masih banyak lagi lainnya.
.
Buah - buahan ini silih berganti musimnya. Sehingga tak pernah putus menikmati lezatnya buah lokal.
.
Usai musim durian, datang musim rambutan. Disusul musim jambu. Dari jambu air, jambu monyet, jambu bol, jambu batu. Lengkap. Kemudian musim kelengkeng pun menyertai. Dan sebagian musim buah itu dapat dinikmati secara gratis. Karena pohonnya tertanam dihalaman rumah.
.
Bila tidak ada dihalaman sendiri, tak perlu khawatir. Ada halaman rumah tetangga dan kami, anak - anak, boleh mengambil sesukanya. 😀.
.

Salah satu buah yang kusuka adalah jambu bol. Buah dengan tekstur padat namun empuk saat digigit ini, mengandung banyak air. Dengan warna pink semburat putih, jambu ini menjadi salah satu buah favorit anak - anak seusiaku, saat itu.
.
Seiring waktu berlalu, ketika pindah ke tanah Jawa, aku tidak lagi menemukan jambu bol. Namun belakang muncul jambu yang mirip. Namanya Jambu Dersono (Syzygium Malaccense).
.
Memiliki tekstur yang hampir mirip. Hanya saja Jambu Dersono lebih keras dibandingkan jambu bol yang empuk. Namun, untuk mengobati rasa nostalgia, cukuplah. 😃.
.
Hingga pagi tadi...
.
Salah satu tetangga sebelah rumah mengirimkan sebuah bungkusan berisi jambu bol. Dan sore tadi, saat berbuka dan makan jambu ini, rasanya seperti kembali ke masa kecil. Karena meski warnanya berbeda, tapi tekstur dan rasanya sama dengan jambu bol yang kunikmati di usia kanak - kanak dulu.
.
Maka, sebuah nostalgia masa kecil pun kembali terkenang sambil menikmati jambu bol pemberian tetangga yang baik hati. 😊.
(Posting : fb)
Komentar