Saling Bantu
Begini aturannya....
'Kalau mau bantu teman, tanya dulu. Boleh bantu gak?'
.
Mengapa ada aturan ini?
Karena beberapa anak sangat ringan tangan. Keinginan untuk membantu teman dan ibu guru sangat besar. Sementara ada anak lainnya yang sangat mandiri dan menolak keras bila dibantu. Maka tak jarang terjadi keributan karena urusan saling bantu ini.
.
Dan inilah ceritanya...
.
"Bu Yayuk, jaketku belum dikancingin," Hana datang padaku. Menunjukkan jaketnya disore ini. Anak - anak memang biasa memakai jaket saat pulang sekolah.
.
"Coba Hana kancingkan sendiri. Khan sudah besar. Pasti bisa," aku menyemangatinya.
.
Hana mengangguk. Lalu duduk dikursi. Mencoba mengancingkan jaket yang dikenakannya.
.
Semenit dua menit berlalu. Tak ada satupun kancing yang berhasil dimasukkan ke dalam lubangnya. Dan hal ini ternyata membuat Nino tak sabar melihatnya.
.
Maka datanglah Nino menghampiri Hana. Membantu mengancingkan jaket.
.
"Nino jangan!" Terdengar teriakan Hana. Ditepisnya tangan Nino yang sudah memegang satu kancing jaketnya.
.
"Aku mau bantu," jawab Nino.
.
"Gak mau!"
.
"Aku bantu kancingin."
.
"Gak boleh!" Tegas Hana menolak uluran tangan Nino.
.
Dan menangislah Nino. Terluka karena bantuannya ditolak. 😊.
.
"Han, boleh ya Nino bantuin," aku membujuk Hana. "Nino pengen banget bantuin. Satu kancing ajah," aku merayu. "Boleh, ya?"
.
Setelah menimbang beberapa saat, Hana pun menerima permintaanku. Maka bersimpuhlah Nino dihadapan Hana yang duduk dikursi. Membantu mengancingkan jaket.
.
Ah, menyenangkan sekali bila bisa selalu saling membantu. 😀.
'Kalau mau bantu teman, tanya dulu. Boleh bantu gak?'
.
Mengapa ada aturan ini?
Karena beberapa anak sangat ringan tangan. Keinginan untuk membantu teman dan ibu guru sangat besar. Sementara ada anak lainnya yang sangat mandiri dan menolak keras bila dibantu. Maka tak jarang terjadi keributan karena urusan saling bantu ini.
.
Dan inilah ceritanya...
.
"Bu Yayuk, jaketku belum dikancingin," Hana datang padaku. Menunjukkan jaketnya disore ini. Anak - anak memang biasa memakai jaket saat pulang sekolah.
.
"Coba Hana kancingkan sendiri. Khan sudah besar. Pasti bisa," aku menyemangatinya.
.
Hana mengangguk. Lalu duduk dikursi. Mencoba mengancingkan jaket yang dikenakannya.
.
Semenit dua menit berlalu. Tak ada satupun kancing yang berhasil dimasukkan ke dalam lubangnya. Dan hal ini ternyata membuat Nino tak sabar melihatnya.
.
Maka datanglah Nino menghampiri Hana. Membantu mengancingkan jaket.
.
"Nino jangan!" Terdengar teriakan Hana. Ditepisnya tangan Nino yang sudah memegang satu kancing jaketnya.
.
"Aku mau bantu," jawab Nino.
.
"Gak mau!"
.
"Aku bantu kancingin."
.
"Gak boleh!" Tegas Hana menolak uluran tangan Nino.
.
Dan menangislah Nino. Terluka karena bantuannya ditolak. 😊.
.
"Han, boleh ya Nino bantuin," aku membujuk Hana. "Nino pengen banget bantuin. Satu kancing ajah," aku merayu. "Boleh, ya?"
.
Setelah menimbang beberapa saat, Hana pun menerima permintaanku. Maka bersimpuhlah Nino dihadapan Hana yang duduk dikursi. Membantu mengancingkan jaket.
.
Ah, menyenangkan sekali bila bisa selalu saling membantu. 😀.
(Posting : ig)
Komentar