Kok Tahu?

Sering kali, saat anak - anak menyampaikan sesuatu, ibu guru tidak memahaminya. Ini lantaran mereka masih belum jelas dalam pengucapan kata - katanya. Tak heran, kejadian salah paham pun hampir dapat dipastikan.
.
Biasanya, bila sudah kebingungan dan kehabisan ide untuk menemukan kata yang tepat, ibu guru akan meminta bantuan dari ibu guru lainnya. Bantuan untuk menterjemahkan kata yang dimaksud si anak.
.
Maka, beginilah ceritanya...
.
"Yayuk," panggil Myesha. Begitu dia selalu memanggilku. Tanpa embel - embel 'ibu' didepannya. 😀. "Holong," sebuah plastisin bentuk bulat panjang ditunjukkannya ke hadapanku. Seperti bentuk ulat atau ular.
.
"Apaan, Mye? Kalong?" Aku bertanya karena tidak yakin.
.
"Holong," ulangnya.
.
Aku pusing memikirkan hubungan kata yang disebutkan Mye dengan bentuk yang terpampang didepan mata.
.
"Holong apaan, ya Mye?" Aku bertanya sendiri.
.
"Ikan, ya?" Sebuah bantuan dari ibu guru kuterima. Tapi aku langsung mendelik. Lha wong jauh banget antara "holong' dan 'ikan'. Ibu guru tertawa melihatku. 😀.
.
"Ulat, Mye?" Aku menebak. Kali ini gantian ibu guru yang protes. Holong jadi ulat itu satu hal yang tak mungkin.
.
Hingga akhirnya..
.
"Bu Yayuk, kata Mye, itu burung," Hana menjelaskan dengan sangat santun.
.
"Mye bikin burung?" Aku bertanya tidak yakin pada Myesha. Dan kali ini dia mengangguk seraya tersenyum.
.
Sambil tertawa geli, aku berpikir. Bagaimana caranya Hana bisa tahu bahwa yang dibuat Myesha adalah burung. Karena bentuk plastisin dan kata yang diucapkan sama sekali tak ada hubungannya dengan 'burung'.
.
Tapi sudahlah. Tak usah terlalu dipikirkan. 😂.

(Posting : fb)

Komentar

Postingan Populer