Tanggung Jawab
Beberapa anak di sekolah, memiliki jarak kelahiran yang cukup jauh dari
saudara - saudaranya. Bahkan ada yang belasan tahun. Tak heran bila
kemudian sang kakak turut dibebani tanggung jawab untuk menjaga si adik
saat tidak bersama orang tua. Atau juga mengantar dan menjemput saat
sekolah.
.
Seperti Madarik. Kakak sulungnya sudah memasuki tahun ketiga dibangku kuliah. Sepintas saat mengantar atau menjemput, seperti anak dan ayahnya. 😊.
.
Dan inilah ceritanya...
.
"Madarik datang, bu?" Aku bertanya heran pada salah satu ibu guru pagi itu.
.
Saat kembali dari dapur sekolah, aku mendapati Madarik sudah bermain dengan teman - temannya. Waktu menunjukkan pukul 10. Anak - anak baru saja menyelesaikan permainan mereka di sentra. Itu berarti, Madarik datang dengan sangat terlambat.
.
"Iya, bu. Diantar kakak," jawab ibu guru.
.
Aneh! Tidak biasanya Madarik datang sesiang ini.
.
Satu jam kemudian, ketika anak - anak tengah makan siang, tiba - tiba ibunya Madarik menampakkan wajahnya dipintu kelas. Aku merasa bertambah aneh.
.
"Ada apa, bu?" Tanyaku.
.
"Mau jemput Madarik, bu. Mau saya ajak periksa ke Puskesmas," jelas beliau. "Tadi saya pulang, Madariknya gak ada. Ternyata diantarkan ke sekolah oleh Kakak," lanjutnya.
.
Aku tersenyum mendengar penjelasan ibunda Madarik. Dan beragam spekulasi pun bersiliweran dibenakku.
.
Dugaan paling kuat adalah sang Kakak ada keperluan mendadak saat harus menjaga adiknya. Maka cara paling mudah adalah menyekolahkan si adik. Agar dapat menyelesaikan keperluannya. Dengan kata lain, memindahkan tanggung jawab pada ibu guru. 😜.
.
Seperti Madarik. Kakak sulungnya sudah memasuki tahun ketiga dibangku kuliah. Sepintas saat mengantar atau menjemput, seperti anak dan ayahnya. 😊.
.
Dan inilah ceritanya...
.
"Madarik datang, bu?" Aku bertanya heran pada salah satu ibu guru pagi itu.
.
Saat kembali dari dapur sekolah, aku mendapati Madarik sudah bermain dengan teman - temannya. Waktu menunjukkan pukul 10. Anak - anak baru saja menyelesaikan permainan mereka di sentra. Itu berarti, Madarik datang dengan sangat terlambat.
.
"Iya, bu. Diantar kakak," jawab ibu guru.
.
Aneh! Tidak biasanya Madarik datang sesiang ini.
.
Satu jam kemudian, ketika anak - anak tengah makan siang, tiba - tiba ibunya Madarik menampakkan wajahnya dipintu kelas. Aku merasa bertambah aneh.
.
"Ada apa, bu?" Tanyaku.
.
"Mau jemput Madarik, bu. Mau saya ajak periksa ke Puskesmas," jelas beliau. "Tadi saya pulang, Madariknya gak ada. Ternyata diantarkan ke sekolah oleh Kakak," lanjutnya.
.
Aku tersenyum mendengar penjelasan ibunda Madarik. Dan beragam spekulasi pun bersiliweran dibenakku.
.
Dugaan paling kuat adalah sang Kakak ada keperluan mendadak saat harus menjaga adiknya. Maka cara paling mudah adalah menyekolahkan si adik. Agar dapat menyelesaikan keperluannya. Dengan kata lain, memindahkan tanggung jawab pada ibu guru. 😜.
(Posting : fb)
Komentar