Dua Kali

Kejadian seperti ini, sering kali terjadi ketika ada anak baru di sekolah...
.
"Pagi Varo," ibu guru menyambut. "Assalamu'alaik
um. Cium tangan ayah, ya," seperti biasa 'SOP' yang dimiliki ibu guru ketika anak akan berpisah dengan orang tuanya.
.
Tapi apa yang terjadi?
.
Varo tidak mau turun dari kendaraan. Sang ayah yang membujuk, justru membuat Varo menangis.
.
"Boleh saya ambil, Pak?" Ibu guru memberi tawaran.
.
Jadi, peraturan tidak tertulis yang harus dilakukan ibu guru ketika ada anak yang menangis di pagi hari saat diantar adalah meminta persetujuan orang tua terlebih dahulu untuk mengambil anaknya. Karena ada beberapa orang tua yang memilih untuk membuat semacam bujuk rayu terlebih dahulu. Namun ada juga yang memilih untuk langsung menyerahkan si anak pada ibu guru. Dengan pertimbangan, bahwa ditunggu atau ditinggal sama saja menangisnya. 😊.
.
"Sebentar, Bu," ayah Varo meminta waktu.
.
Lima menit berlalu, beliau tidak berhasil membujuk Varo yang masih terus menangis. Hingga..
.
"Saya telpon istri saya dulu, Bu," ujarnya pada ibu guru. Tampaknya si ayah memerlukan 'bala bantuan'. 😀.
.
Sepuluh menit berlalu (lagi), tampak ibunda Varo datang dengan wajah kesal dan hanya menggunakan daster yang dibungkus jaket tipis. Dari tampilannya, si ibu segera ke sekolah begitu ditelpon suaminya.
.
Sambil masih pasang muka cemberut, beliau mengambil Varo dari pelukan sang ayah dan menyerahkannya pada ibu guru.
.
Masih tertangkap ditelinga, ketika si ibu berkata, "Langsung ajah serahkan ke ibu guru. Nangisnya cuma sebentar." Kemudian beliau segera berlalu dari hadapan sang suami.
.
Terlihat ayah Varo tersenyum kecut tanpa berkata apapun.
.
Dan ketika keduanya tak tampak lagi, ibu guru langsung menghamburkan tawa geli pada kejadian tadi. 😂.
.
Catatan :
Sebelas tahun bersama anak - anak, aku mendapati bahwa 90% ayah (bahkan yang wajahnya sangar dan bertato penuh), tidak tega meninggalkan anaknya yang menangis di sekolah. Mereka memilih untuk membawa pulang si anak. Untuk kemudian diantarkan lagi oleh ibunya. 😄. (Dalam 'kamus' ibu guru, hal ini disebut mindon gaweni alias dua kali kerja. 😂)

(Posting : fb)

Komentar

Postingan Populer