Lomba Makan

Kegiatan makan siang di sekolah adalah salah satu cara ibu guru melatih kemandirian anak. Mereka dibiasakan untuk makan sendiri. Memegang sendok dan menyuapkan makanan ke mulut.
.
Melalui kegiatan ini, ibu guru dapat mengenalkan beragam makanan dan rasa masakan. Sayur mayur dan lauk pauk. Serta buah. Anak - anak diajak untuk mengetahui makanan apa yang mereka makan.
.
Tak jarang, bila di rumah, anak - anak makan dengan disuapi dan melihat televisi atau memegang gadget. Sehingga mereka tidak memperhatikan makanan yang dimakan. Hanya sekedar membuka mulut dan menerima makanan begitu saja. Mereka tidak memperhatikan makanannya. Tapi asyik menatap televisi atau layar gadget.
.
Itu sebabnya, ibu guru kadang menemui anak yang tidak mau makanan tertentu. Menolak dan menyingkirkannya dipinggir piring. Tapi ketika disembunyikan dibawah nasi, mereka tak menolak dan memakannya tanpa dibuang.
.
Namun, tentu saja ibu guru harus pandai - pandai membuat suasana yang menyenangkan saat mereka makan. Agar kegiatan makan sendiri ini tidak membosankan.
.
Contohnya, seperti ini...
.
"Kita lomba, ya. Yang habis duluan, dia juara," aku mengajak Nino, Hana, Canayya dan Myesha. Duduk satu meja dengan mereka, aku pun membawa satu piring makanan.
.
Masing - masing kami memegang sendok berisi makanan. Kemudian pada hitungan ketiga, makanan dimasukkan ke mulut. Ketika sudah habis, hitungan dimulai lagi. Hingga akhirnya makanan dipiring pun habis.
.
Agar anak - anak semangat untuk menjadi juara, aku sengaja menyuapkan sedikit saja makanan dipiringku. Hingga aku pun menjadi pemenang terakhir.
.
Dan kemudian masalah muncul...
.
Ersya dan Ariq pun menginginkan hal yang sama. Berlomba denganku. Maka, untuk menyenangkan mereka, aku pun menambah porsi makan siang.
.
Jangan sering - sering, ya Nak. Ibu takut nanti timbangannya bergerak terus ke arah kanan. 😂.


(Posting : fb)

Komentar

Postingan Populer