Jelek

Jadi begini...
.
Sebagaimana layaknya ibu guru lainnya, maka ibu guru di sekolah pun akan mengajarkan hal - hal baik pada anak - anak. Juga mengingatkan mereka bila melakukan atau berkata yang tidak baik.
.
Bila hal itu terjadi, maka ibu guru akan berkata, "Bicara yang baik - baik saja. Gak ngomong jelek."
.
Selama ini, tak ada masalah dengan 'peraturan' ini. Namun tidak di pagi hari ini. Ketika Nino dan Mye main bersama.
.
Nino yang sedang bermain balok warna, tampak berdampingan dengan Mye yang juga tengah memegang balok warna bentuk segitiga. Mungkin lebih tepatnya, ditemani Mye yang sedang tidur - tiduran. 😊.
.
Tiba - tiba...
.
"Bu Yayuk, Mye bilang jelek," lapor Nino.
.
"Ngomong jelek apa, No," tanyaku.
.
"Mye bilang jelek, jelek. Gitu," jelas Nino.
.
Karena tidak paham yang dimaksudkan, aku pun menghampiri keduanya. Dan mendapati Mye menjadikan balok segitiganya selayaknya kereta. Bila anak lain biasanya mengeluarkan suara 'tut - tut' atau 'jes - jes', maka suara yang terdengar keluar dari mulut Mye sepintas mirip 'jelek - jelek'.
.
Maka yang terjadi kemudian adalah mencoba menjelaskan pada Nino tentang makna kata kata 'jelek' yang dimaksud ibu guru. Bukan kata ' jelek' yang diucapkan Mye.
.
Dan percayalah. Terasa sulit. Karena Nino minta diberikan contohnya. 😂.

(Posting : fb)

Komentar

Postingan Populer