Bingung

Ramadhan tiba...
.
Di Ramadhan kali ini, seperti juga tahun - tahun sebelumnya, aku diminta untuk membantu kegiatan remaja masjid. Mendampingi anak - anak usia PAUD bermain dan belajar menjelang berbuka puasa.
.
Bedanya, tahun ini aku dibantu beberapa remaja saat berkegiatan. Tujuannya, agar aku dapat berbagi pengalaman saat mendampingi anak - anak di sekolah. Dan secara perlahan, para remaja ini mampu berdiri sendiri di Ramadhan berikutnya. Mendampingi anak - anak usia dini.
.
Berdasar pengalaman tahun sebelumnya, ketika banyaknya anak dengan rentang usia yang beragam antara 1 - 6 tahun, membuat kegiatan bermain dan belajar mereka menjadi tidak sesuai harapan. Maka untuk kali ini aku meminta pada remaja masjid untuk mendata nama dan usia masing - masing anak. Agar mudah nantinya memisahkan mereka saat bermain dan belajar. Sesuai dengan tingkatan usia anak.
.
Dan inilah ceritanya...
.
"Anak - anaknya sudah didata?" Tanyaku pada salah satu remaja.
.
"Sudah, mbak," jawab si remaja dengan wajah 'agak susah'. "Tapi banyak yang gak tahu usianya berapa," lanjutnya. "Bahkan ada yang jawab, usianya tiga hari," kali ini wajahnya menampakkan sedikit senyum geli.
.
Aku tertawa mendengar ceritanya. Sepertinya, ini pengalaman baru si remaja menghadapi 'ulah ajaib' anak - anak usia dini. 😁.
.
"Ya sudah. Di data namanya saja," aku memberi saran.
.
"Sudah juga, mbak," jawabnya seraya menunjukkan deretan nama anak. "Tapi ada yang bingung. Gak tahu namanya siapa," ujarnya dengan raut wajah 'pusing tujuh keliling'.
.
Dan aku kembali tertawa lebar. 😂
.
Itu belum seberapa. Di sekolah, ada banyak lagi 'keajaiban' yang terjadi. Semoga tidak membuatnya kapok bermain bersama anak - anak. 😀.

(Posting : fb)

Komentar

Postingan Populer