Usil

Beberapa waktu belakangan ini, Nino begitu 'luar biasa'. Seluruh anggota tubuhnya, mampu membuat temannya terganggu.
.
Satu saat, tangannya dengan sangat ringan memukul perut Isa. Ketika Isa telah merebahkan diri untuk tidur siang.
.
Diwaktu yang lain, kakinya menginjak dengan sengaja mainan Nathan. Lantaran Nathan tidak mengijinkannya untuk main bersama.
.
Kemarin, dia mendorong Atma saat toilet training. Beruntung Atma memiliki 'kuda - kuda' yang cukup kuat. Sehingga tidak sampai terjatuh.
.
Dan seperti biasanya, ketika ada sesuatu 'yang tidak biasa' terjadi pada anak, maka aku akan mencari tahu dari orang tua.
.
Maka, inilah yang terjadi kemudian..
.
"Ibu, mas Nino kalau di rumah, usil gak dengan orang - orang disekitarnya?" Aku membuka percakapan dengan ibunya Nino saat pagi hari mengantarnya.
.
"Nggak, tuh Bu. Malah dia sering sekali diusili oleh kakak - kakaknya," jawab sang ibu seraya tersenyum. Tapi sedetik kemudian, senyum itu menghilang. Berganti dengan raut wajah khawatir. "Nino usil sama temennya, Bu?" Tanya beliau.
.
Aku mengangguk. Mengiyakan.
"Sudah beberapa hari ini, ada saja yang dilakukannya. Yang membuat temannya terganggu," aku menjelaskan.
.
"Apa mungkin itu pelampiasannya, ya? Karena di rumah dia yang selalu diganggu kakaknya?" Beliau mengemukakan dugaannya.
.
"Mungkin saja, ibu," jawabku. "Saya minta tolong, ya Bu. Tolong bilang sama kakak untuk tidak usil lagi sama Nino. Kasihan teman - teman di sekolah. Gantian diusilin," aku memohon seraya tersenyum. Berharap kakak - kakak Nino di rumah menghentikan keisengannya. Walau aku tidak yakin hal itu akan terjadi. 😊.

(Posting : fb)

Komentar

Postingan Populer