Tertukar
Setiap
hari Selasa, anak - anak memakai kaos seragam Amalia. Karena di hari
itu, mereka biasanya akan berjalan - jalan di sekitar lingkungan
sekolah..
Dengan seragam, akan lebih mudah bagi ibu guru mengawasi mereka dalam perjalanan. Dan juga sebagai penanda. Bahwa yang mengenakan kaos seragam seperti ini adalah anak Amalia.
.
Walaupun namanya kaos seragam, namun warnanya berbeda - beda. Sesuai dengan tahun pembuatannya. Saat ini ada 3 warna yang dipakai anak - anak. Merah, hijau dan jingga.
.
Agar tidak tertukar satu sama lain, ibu guru akan memberikan nama dimasing - masing kaos sesuai dengan nama pemiliknya. Selain itu, saat berganti baju, mereka akan dipanggil satu persatu. Lalu kaosnya akan langsung dimasukkan ke dalam tas yang bersangkutan. .
Walau sudah dilakukan sehati - hati mungkin dan memastikan setiap kaos masuk dalam tas yang benar, tetap saja kekeliruan dapat terjadi.
.
Seperti ini...
.
"Assalamualaikum bu Yayuk. Maaf celana seragam orange Nino kok belum kebawa yaa? Masih ketinggalan di sekolah apa yaa?" Sebuah pesan aku terima sore ini. Dari ibunya Nino.
.
Waduh... Kejadian lagi, nih..
.
"Wa alaikum salam... Ibu maaf.. sepertinya terbawa teman.. Saya pasti salah (lagi) memasukkan tas. Maaf ibu," aku langsung merespon dengan memberi jawaban. .
Jadi, ketika tadi siang anak - anak berganti baju, aku bertugas menyiapkan baju ganti mereka dan memasukkan baju kotornya ke dalam tas. .
Tapi tampaknya kali ini, aku telah salah memasukkan seragam Nino ke dalam tas temannya. Maka jadilah aku harus menanyakan pada wali murid lainnya tentang kemungkinan terbawanya kaos Nino ini. .
Ternyata selain kaos yang bisa tertukar, warna tas yang sama pun bisa membuat salah memasukkan pakaian. 😀.
(Posting : ig)
Komentar