Obat Kadaluarsa

Di suatu sore, aku mendapati ada banyak obat - obatan yang tak terpakai di lemari obat. Maka aku pun mulai menyeleksi satu persatu bungkus obat tersebut. Yang tidak terpakai dan kadaluarsa, kukumpulkan jadi satu. Untuk kubuang ke tempat sampah.
.
"Obat ini mau diapain?" Tanya mbak.
.
"Dibuang! Tapi sebelumnya dihancurkan dulu," jawabku. Dari salah satu artikel yang pernah kubaca, ketika membuang obat yang sudah tak terpakai, maka sebaiknya dihancurkan terlebih dahulu. Agar tidak disalah gunakan oleh orang yang menemukannya.
.
"Gak usah dibuang," sanggah mbak. "Dilarutkan. Trus disiramkan ke tanaman," begitu sarannya.
.
Ibarat kerbau yang dicocok hidungnya, maka aku menuruti saja sarannya. Tanpa membantah. Mengambil air segayung, memasukkan semua obat - obatan yang sudah kuseleksi. Kemudian merendamnya sehari semalam. Hingga larut semuanya. Dan keesokan harinya kusiramkan ke pohon durian dan mangga di halaman belakang.
.
Setelah itu, aku seperti tersadar...
.
"Mbak tahu dari mana kalau tanaman dapat disiram dengan obat yang dilarutkan?" Tanyaku. Penasaran.
.
"Gak ada. Mbak ngarang ajah," jawaban yang begitu ringan, dengan raut wajah datar diberikan mbak.
.
Dan seketika aku jadi tahu. Bahwa aku telah tertipu. 😤.
.
Semoga tidak terjadi sesuatu pada pohon durian dan mangga. Karena ada beragam obat - obatan yang kemarin kularutkan dan kusiramkan ke pohon - pohon itu. Dari obat diare hingga obat jantung. Dari yang sekedar vitamin hingga obat penurun panas. 😂.

(Posting : fb)

Komentar

Postingan Populer