Berat
Siang hari, ketika anak - anak dipersilakan untuk memilih sendiri buku yang ingin mereka lihat atau dibacakan....
.
Tampak Myesha berdiri didepan rak buku. Matanya mengarah ke sana ke mari. Melihat - lihat buku yang tersusun dirak. Tangannya membolak - balik susunan buku. Dia belum menemukan buku yang diinginkannya. Atau tepatnya masih bingung menentukan pilihan. Karena begitu banyaknya buku yang disediakan.
.
Hingga akhirnya...
.
"Yuk, baca," pintanya. Dia minta dibacakan buku pilihannya.
.
.
Tampak Myesha berdiri didepan rak buku. Matanya mengarah ke sana ke mari. Melihat - lihat buku yang tersusun dirak. Tangannya membolak - balik susunan buku. Dia belum menemukan buku yang diinginkannya. Atau tepatnya masih bingung menentukan pilihan. Karena begitu banyaknya buku yang disediakan.
.
Hingga akhirnya...
.
"Yuk, baca," pintanya. Dia minta dibacakan buku pilihannya.
.
Dan ketika kulihat judulnya...
.
"Mye, ini berat banget," ujarku seraya tergelak. "Ibu guru ajah belum selesai membacanya," lanjutku.
.
Myesha memilih buku bacaan ibu guru. Yang kebetulan letak raknya bersebelahan.
.
Tapi Mye berkeras untuk dibacakan. Maka mulailah aku membuka lembar pertama...
.
"Konsep PAUD yang selama ini...," aku belum usai membaca satu kalimat, Mye sudah pergi menghilang dari hadapanku.
.
Akhirnya dia percaya. Bahwa buku pilihannya benar - benar berat. Dan dia tak akan kuat. 😂.
.
Biar ibu guru ajah yang membacanya, Mye...
(Posting : ig)

Komentar