Berasa Teman
Ketika
pertama kali datang ke sekolah untuk mendaftarkan si anak, maka orang
tua pasti akan bertemu terlebih dahulu denganku. Karena tugasku untuk
berhubungan dengan wali murid atau calon wali murid. Tak heran bila ibu
guru yang dikenal pertama kali adalah aku. Dan aku pula yang pertama
dikenalkan pada putra / putrinya.
.
Dan inilah ceritanya..
.
Pagi hari ini, anak - anak kelas 2 - 3 tahun bermain di sentra bahan alam. Tampak Mye tengah melukis menggunakan jari jemarinya. Kegiatan ini berguna untuk melatih kelenturan jari tangan anak.
.
"Yuk," panggilnya.
.
"Iya, Mye," jawabku tanpa mengalihkan pandangan dari layar ponsel. Aku tengah mengunggah video kegiatan anak - anak di 'saluran televisi' milik sekolah.
.
"Yuk," panggil Mye lagi.
.
.
Dan inilah ceritanya..
.
Pagi hari ini, anak - anak kelas 2 - 3 tahun bermain di sentra bahan alam. Tampak Mye tengah melukis menggunakan jari jemarinya. Kegiatan ini berguna untuk melatih kelenturan jari tangan anak.
.
"Yuk," panggilnya.
.
"Iya, Mye," jawabku tanpa mengalihkan pandangan dari layar ponsel. Aku tengah mengunggah video kegiatan anak - anak di 'saluran televisi' milik sekolah.
.
"Yuk," panggil Mye lagi.
.
Aku pun menengadahkan kepala. Dan mendapati, ternyata Mye tidak sedang bicara padaku. Tapi pada ibu guru kelasnya.
.
Kege-eran, nih. 😀.
.
Beberapa waktu kemudian..
.
"Yuk," kembali panggilan Mye terdengar.
.
Belum sempat aku menjawab, terdengar suara ibu guru berbicara, "Mye, ini bukan Bu Yayuk." .
"Biasa, bu. Untuk Mye, semua ibu guru namanya Yayuk," seloroh ibu guru yang lain.
.
Yups, benar sekali. Di sekolah, semua ibu guru dipanggil 'Yuk' alias 'Yayuk' oleh Mye. Tanpa embel - embel 'ibu' didepannya. Jadi berasa seperti bicara dengan teman sebaya. 😂.
(Posting : ig)

Komentar