Batik

Salah satu 'duka' mendalam saat menjahit adalah ketika ide yang ada dikepala, tidak sesuai dengan hasil jahitan. Dan ujung - ujungnya, baju yang sudah dijahit sering enggan dipakai. Lantaran tidak sesuai dengan keinginan. 😊.
.
Ini salah satunya...
.
Sekitar 5 tahun lalu, salah satu wali murid memberi bingkisan pada ibu guru berupa kain motif batik. Untukku, berwarna biru.
.
Saat senggang, aku pun menjahit bahan ini menjadi sebuah rok.
.
Yang ada dalam benakku, bahan dengan sambungan 8 potongan ini, akan menjadi rok dengan bentuk A line. Diberi karet pada pinggang. .
Tapi apa yang terjadi?
.
Bahan batik ini memang berubah menjadi rok. Namun saat dipakai, tidak terlihat seperti model yang kuinginkan. Kerutan karetnya terlalu kencang. Potongan roknya pun terlalu panjang. Sehingga bisa untuk menyapu lantai. 😂.
.
Karena sudah tidak suka, maka rok ini hanya kupakai beberapa kali saja. Dan kemudian 'terparkir' di lemari.

Hingga beberapa waktu lalu, aku tergerak untuk mengubahnya menjadi model yang berbeda. .
Maka mulailah aku membongkar kembali satu persatu jahitannya. Mencari bahan lain untuk menyambung bahan yang sudah ada, agar bisa tampil dengan tampilan yang berbeda.
.
Setelah mengutak - atik disana - sini, akhirnya rok batik ini berubah menjadi gamis panjang. .
Dan tahukah? Tampilan baru ini tanpa mengeluarkan biaya tambahan untuk bahan polosnya. Mengapa? Karena kembali aku memakai kerudung sebagai penyambung bahan yang sudah ada. 😀.
.
Apa pesan dibalik cerita ini? .
Jangan buang kerudung lama. Karena bisa diubah menjadi sesuatu yang baru. 😂.
.
Selamat berkreasi...

Komentar

Postingan Populer