Rebung
enasaran dengan kulit lumpia yang gagal
beberapa waktu lalu, maka ibu pun mengulangi membuatnya. Mengutak - atik
resep pemberian sang penjual..
Berhasilkah? Tidak lebih bagus, tapi sudah lebih baik. Kulitnya tidak lagi mudah robek seperti sebelumnya. π.
.
Tapi cerita kali ini bukan tentang kulitnya melainkan tentang isi lumpia.
.
Tertarik dengan rebung yang dijual di warung depan rumah, ibu pun membelinya.
.
"Mau masak sayur rebung, bu?" Tanyaku.
.
"Gak. Ibu pengen buat lumpia isi rebung," jawab ibu mantap. "Untuk buka puasa."
.
Tumben. Karena setahuku, bapak tidak suka dengan lumpia isi rebung. Lantaran pernah makan lumpia Semarang. Aroma khas rebung sebagai isinya, membuat bapak 'trauma'. π. Dan itu membuat bapak tidak mau lagi makan lumpia isi rebung.
.
Sore hari, saat menemani bapak ibu berbuka puasa... .
"Lumpianya enak, Pak?" Tanyaku saat melihat bapak begitu menikmati lumpia buatan ibu.
.
Bapak tidak menjawab. Tapi dari raut wajah dan bahasa tubuh, aku paham. Bapak suka.
.
"Itu isinya rebung, lho," aku memberitahu.
.
"Yang mana?" Tanya bapak. Penasaran.
.
"Semuanya." Aku menjawab seraya tersenyum geli.
.
Dan bapak pun terlihat 'shock'. Tak percaya. Sudah makan lumpia isi rebung. π.
.
Jadi begini.... .
Pada dasarnya, bapak suka pada semua jenis makanan. Bahkan makanan yang 'aneh' sekalipun. Dengan syarat, bapak tidak tahu komposisi makanan tersebut. π.
.
Begitu juga dengan lumpia isi rebung buatan ibu. Karena telah diolah sedemikian rupa sehingga tak menyisakan aroma khas yang biasa menyertainya. .
Saat menghidangkan, ibu sengaja tidak memberitahu bapak tentang isi lumpia. Karena bila tahu ada rebung didalamnya, bapak pasti akan menolak memakannya.
.
Dan ibu punya cara untuk 'membohongi' bapak. π.
(Posting : ig)
Komentar