Pengantar Tidur

Setiap hari, menjelang tidur siang, sebagian besar anak - anak minta dinyanyikan terlebih dahulu. Dan permintaan lagunya pun beragam. Jadilah satu ibu guru menyanyikan lagu yang berbeda. Membuat suasana menjadi 'ramai'. Walau hanya senandung kecil saja.

Hingga disuatu hari, aku menyanyikan lagu 'Desaku' untuk Nino. Tiba - tiba Hana yang berada dikasur sebelah sana, minta pula dinyanyikan lagu yang sama. Dan Nathan pun ikut - ikutan. Akhirnya...

"Sekarang biar Bu Yayuk saja yang menyanyi, ya. Anak - anak mendengarkan," ibu guru memberi solusi.

Maka jadilah disiang yang terik itu, aku melakukan 'konser amal' diantara anak - anak yang sudah siap terlelap. Satu persatu lagu kunyanyikan sebagai pengantar tidur. Balonku, Pelangi, Desaku, Kelinci, Amelia dan beberapa lagu lainnya. Aku baru berhenti bernyanyi setelah anak - anak tertidur.

Keesokan harinya...
Hal yang sama terulang lagi, Mereka minta dinyanyikan beragam lagu. Dan aku mulai lelah bila harus 'konser' setiap hari, Akhirnya aku pun merekam suaraku di ponsel. dan memperdengarkannya pada anak - anak sebelum tidur. 

Hasilnya?
Mereka justru tertarik dengan suara yang keluar dari ponsel dan membuat acara tidur jadi kacau balau. 😂.

(Oya.. jangan tertipu dengan suaraku, Anak _ anak tertidur bukan karena terbuai dengan suaraku, yang jauh dari kata merdu. Tapi karena memang mereka sudah mengantuk. 😝)

Komentar

Postingan Populer