Laporan

Mengenalkan anak pada buku, berarti mengenalkan juga cara merawat buku, memperlakukan buku dengan baik dan menjaga buku agar tidak rusak.

Di sekolah, anak - anak bebas mengambil buku pilihan mereka sebelum tidur siang. Bisa dilihat - lihat sendiri. Bisa juga minta dibacakan ibu guru. 

Buku yang dibacakan ibu guru, hampir dapat dipastikan selalu dalam keadaan 'baik dan terjaga'. Namun, tidak begitu dengan buku - buku yang dipegang sendiri oleh anak - anak. Kadang tersobek lembaran halamannya, karena saat membolak - balik buku begitu 'bersemangat'. Sehingga halamannya tanpa sengaja jadi robek.

Ada juga yang 'khusyuk' melihat - lihat isi buku. Namun ketika melihat bagian sambungan buku, mereka 'tertarik' untuk 'mengutak - atik' sehingga sukses merobekkan halaman bukunya. 😆.

Anak lainnya, berbeda lagi saat memperlakukan buku. Buku diletakkan dilantai, kemudian menjadikan buku itu layaknya lap pel, untuk mengepel lantai. 😂.

Dan ini cerita hari ini...

" Bu Yayuk, Nino injak - injak buku," lapor Nathan.

"Ha? Bukunya diinjak - injak?" Tanyaku dengan bumbu akting didalamnya. Untuk meyakinkan Nathan bahwa aku sangat terkejut dengan laporannya. 😀.

"Iya, bu. Kayak gini nginjaknya," sahut Nathan bersemangat, seraya memperagakan cara Nino menginjak buku.
Bukunya diletakkan dilantai kemudian diinjak dengan melompat - lompat. Hingga bukunya pun robek.

Hadegh... Kok malah dipraktekkan?

"Ibu percaya kok sama laporan Nathan," jawabku segera, sambil menyelamatkan buku yang dinjak - injak Nathan.

(Mungkin perlu dipikirkan aturan baru, bahwa setiap laporan tidak harus menyertakan contoh kejadiannya. 😁)

(Posting : fb)

Komentar

Postingan Populer