Jagain
Ketika
di sekolah, anak - anak dikelompokkan berdasarkan usia disaat belajar
saja. Sedangkan ketika bermain, mereka akan bergabung dengan semua
kelompok usia lainnya.
Dengan bergabung ini, anak - anak yang lebih besar diharapkan dapat memberi contoh bagi adik - adiknya saat bermain. Seperti membuat dan membangun sesuatu. Bermain secara berkelompok. Belajar menjadi kakak yang menyayangi adik yang lebih kecil. Juga sebaliknya. Dan tentu saja masih banyak lagi lainnya.
Tapi, ada juga permasalahan yang timbul. Karena suka dengan mainan yang telah dibuat kakak - kakaknya, maka anak - anak yang lebih kecil ini tak jarang merebut mainan. Dan berakibat dengan keributan.
Itu sebabnya, ketika anak yang lebih besar ini akan meninggalkan mainannya sejenak, mereka akan berpesan pada ibu guru, "Jagain ya, Bu." Maksudnya, mereka minta tolong ibu guru untuk menjaga mainan mereka agar tidak diambil atau dirusak oleh adik - adik kecilnya.
Dan inilah ceritanya...
Waktunya toilet training pagi ini, ibu guru mulai memanggil anak - anak satu persatu.
"Kiki, ayo ke kamar mandi dulu," ajak ibu guru.
Kiki yang tengah membuat sesuatu menggunakan pasang bongkar segera beranjak dan menghampiri ibu guru.
"Bu, tolong jagain," pintanya seraya menunjuk mainannya.
"Ok. Ibu jagain," jawab ibu guru dan segera menggandeng tangan Myesha.
"Kok malah pegang Mye, bu?" Tanyaku heran.
"Lebih aman pegang Mye. Mainannya pasti tidak ada yang rusak," jawab ibu guru sambil tersenyum lebar.
Ternyataaaa...
Selama ini, yang sering sekali ingin memiliki mainan anak lain atau merebut mainan teman adalah Myesha.
Jadi, ibu guru memilih memegangi Mye saja daripada harus repot menjaga mainan yang ditinggalkan para pemiliknya. 😂.
Maklumlah.. Mye baru 2 tahun. Bawaannya pengen semua mainan yang dibuat atau dimiliki teman. 😊.
(Posting : fb)
Dengan bergabung ini, anak - anak yang lebih besar diharapkan dapat memberi contoh bagi adik - adiknya saat bermain. Seperti membuat dan membangun sesuatu. Bermain secara berkelompok. Belajar menjadi kakak yang menyayangi adik yang lebih kecil. Juga sebaliknya. Dan tentu saja masih banyak lagi lainnya.
Tapi, ada juga permasalahan yang timbul. Karena suka dengan mainan yang telah dibuat kakak - kakaknya, maka anak - anak yang lebih kecil ini tak jarang merebut mainan. Dan berakibat dengan keributan.
Itu sebabnya, ketika anak yang lebih besar ini akan meninggalkan mainannya sejenak, mereka akan berpesan pada ibu guru, "Jagain ya, Bu." Maksudnya, mereka minta tolong ibu guru untuk menjaga mainan mereka agar tidak diambil atau dirusak oleh adik - adik kecilnya.
Dan inilah ceritanya...
Waktunya toilet training pagi ini, ibu guru mulai memanggil anak - anak satu persatu.
"Kiki, ayo ke kamar mandi dulu," ajak ibu guru.
Kiki yang tengah membuat sesuatu menggunakan pasang bongkar segera beranjak dan menghampiri ibu guru.
"Bu, tolong jagain," pintanya seraya menunjuk mainannya.
"Ok. Ibu jagain," jawab ibu guru dan segera menggandeng tangan Myesha.
"Kok malah pegang Mye, bu?" Tanyaku heran.
"Lebih aman pegang Mye. Mainannya pasti tidak ada yang rusak," jawab ibu guru sambil tersenyum lebar.
Ternyataaaa...
Selama ini, yang sering sekali ingin memiliki mainan anak lain atau merebut mainan teman adalah Myesha.
Jadi, ibu guru memilih memegangi Mye saja daripada harus repot menjaga mainan yang ditinggalkan para pemiliknya. 😂.
Maklumlah.. Mye baru 2 tahun. Bawaannya pengen semua mainan yang dibuat atau dimiliki teman. 😊.
(Posting : fb)
Komentar