Bentuk Geometri

Tidak seperti Sabtu yang lain, maka di Sabtu ini ada yang 'berbeda'.
Anak yang masuk lebih banyak dari biasanya. Ibu guru menamainya hari
Sabtu rasa Senin. .
Bila di hari lain, anak - anak belajar bersama ibu guru, maka khusus di hari Sabtu, mereka 'hanya' bermain saja.
.
Dan inilah ceritanya...
.
"Nathan, Atma, Gavin," aku memanggil anak - anak yang sedang berlari diantara teman - temannya yang sedang bermain. "Aturannya, bila ada teman yang sedang bermain, kalian tidak berlari - lari. Karena bisa mengenai mainan teman," aku mengingatkan.
.
Ketiganya berhenti berlari dan kembali asyik dengan mainannya. Tapi tidak lama. Untuk kemudian berlari lagi diantara anak lainnya.
.
Tampaknya telah terjadi kebosanan...
.
"Eh, coba deh kita duduk sambil selonjor seperti ini," aku mengajak mereka. Kuselonjorkan kedua kaki, yang diikuti oleh anak - anak. "Kita buat bentuk bintang, yuk," kali ini aku sedikit membuka kedua kaki dan mendekatkan pada Atma dan Nathan yang berada di kiri kananku.
.
Gavin, Khalisa, Hana dan Mye turut bergabung. .
"Ibu photo ajah, ya," tiba - tiba terbetik ide di kepalaku.
.
Mulailah 'keributan' dimulai. Dibantu salah satu ibu guru yang mengatur anak - anak, aku pun melihat formasi mereka melalui layar kamera ponsel. Memastikan semua berada pada posisi yang pas. Sehingga terlihat bagus bila di photo.
.
Tahukah? Ternyata tidak mudah membuat anak - anak untuk mau diam di tempatnya selama proses pengambilan gambar. Ada banyak perintah yang terdengar. Juga harus bergerak ke sana ke mari untuk mengembalikan posisi anak - anak yang sudah berubah.
.
Berkeringat dan capek. Tapi ketika melihat hasilnya, kami - anak - anak dan ibu guru - bisa tertawa senang. Dan kami membuat permainan baru di akhir pekan ini. 😂.
(Posting : ig)

Komentar