Revisi


Di suatu hari kemarin...

"Dek, mbak punya baju gamis kependekan," ujar mbak ketika aku tengah berkutat di depan mesin jahit.

Hadegh!!!..

Tanpa ada kelanjutan pernyataan lainnya pun, aku sudah tahu maksudnya. Merevisi baju lama. Kata 'merevisi' kami gunakan untuk memaknai sebuah kegiatan mengubah sesuatu yang sudah ada ke bentuk yang baru. Dan itu tidak aku sukai. 😊.

Merevisi baju lama menjadi baju dengan model baru, membutuhkan 'pemikiran yang panjang' serta 'perenungan yang mendalam'. Membutuhkan mood yang bagus, ide yang brilian dan kemauan yang keras. Dan itu yang kadang jarang kudapatkan. 😀.

Tapi di saat - saat tertentu, kadang sebuah keengganan harus dimaknai sebagai sebuah tantangan. Maka, mulailah aku berkutat dengan 2 buah gamis yang kependekan ini.

Saat mengerjakan gamis bermotif, aku tidak menemukan kendala berarti. Karena tinggal memotong dibagian pinggang dan menambahkan bahan yang sama. Menyatukannya kembali. Dan taraaaa... gamis pun memanjang 5 cm. Bahan bermotif, membuat aku lebih mudah menyamarkan potongan atau jahitan yang tidak rapi lantaran harus menyesuaikan dengan model yang baru. 😜.

Tapi berbeda ketika harus merevisi gamis dengan bahan polos. Aku harus benar - benar memperhatikan detail jahitannya. Agar terlihat rapi dari ujung ke ujung. Selain itu, bahan penyambungnya yang diambil dari kerudung yang sudah tak terpakai dan berbeda warna dengan baju yang ada, menjadikan proses penyambungannya membutuhkan kehati - hatian.

Aku harus memotong dengan pas detail bordir yang ada di kerudung, agar tidak terputus saat digabungkan dengan gamis. Aku juga harus memperhatikan sambungan jahitannya, agar tidak panjang sebelah, yang membuat tidak cantik dipandang saat dikenakan. Dan yang terpenting, memperbanyak do'a, agar baju hasil revisi ini, tidak perlu direvisi lagi akibat salah merevisi. 😄.

Daaaaann... sim salabim! Selesai juga dalam waktu satu hari.

Sambil mematut - matutkan diri di depan cermin, dengan bangganya mbak berkata, "Harusnya berterima kasih sama mbak. Karena sudah memberi tantang."

Halah... 

(Posting : ig)

Komentar

Postingan Populer