Galak

Aku memiliki kebiasaan 'ajaib'. Yang tidak dimiliki oleh ibu guru lainnya. 
Yaitu rajin menyapa siapa saja yang lewat di depan sekolah. 😊. Ibu guru memaknainya dengan 'ramah yang kebablasan'. 😂.

Aku bertanya kabar pada simbah - simbah yang melintas di jalan depan sekolah. Aku juga menyapa ibu - ibu yang lewat mengantar anaknya sekolah. Tak ketinggalan bertegur sapa dengan tetangga sekolah yang akan berangkat kerja. Tak jarang berbincang sejenak dengan tukang becak yang lewat. Dan masih banyak lagi.

Kebiasaan ini, ditiru oleh anak - anak. Khususnya mereka yang berstatus sebagai 'anaknya Bu Yayuk'. Seperti Nino, Hana, Khalisa. Ketika ada anak - anak SD yang melintas untuk berolah raga di lapangan dekat sekolah, mereka akan dengan ramah memanggil dan menyapa, "Kakak! Dadah Kakak." 😊.

Suatu kali, lewat sekelompok remaja tanggung, siswa SMP yang pulang berolah raga. Nino, Hana dan Thifa berdiri di depan jendela, memanggil - manggil mereka. Namun para remaja tanggung ini, tampak tak menggubris panggilan anak - anak.

Maka seperti inilah yang terjadi...

"Kakak, dadah dong. Kasihan tuh. Adik - adiknya manggil," ujarku menghentikan langkah para siswa ini.

Tampak wajah - wajah yang bercampur baur. Antara kaget, bingung, takut, karena tak mengira mendapat teguran dariku.

Dan yang terjadi kemudian, para remaja laki - laki ini berbalik badan dan melambaikan tangan pada anak - anak. Yang disambut dengan panggilan yang ramai dan tawa ceria oleh mereka.

Melihat kejadian ini, salah satu ibu guru pun berkomentar, "Bu Yayuk 'ajaib' banget, ya. Siapapun bisa dimarahin." 😆

Jadi.. tahu khan kenapa aku digelari 'galak'. 😂.

(Posting : fb)

Komentar

Postingan Populer