Tidak Biasa

Ini tentang keseruan kami melewati libur panjang akhir pekan...

Sebuah tawaran nobar, kami terima dari salah satu adik ibu. Dan dengan senang hati, diterima.

Maka di sebuah Sabtu siang yang panas, 4 orang perempuan ini turut bermacet - macet di tengah kota Yogya, yang semakin padat dengan kunjungan wisatawan dilibur panjang.

Untuk sebuah alasan tertentu, kali ini mbak tidak mengendarai mobil sendiri. Melainkan memakai mobil milik oom, adik ibu yang lainnya (lagi). 😊.

Ditengah ramainya lalu lintas, tiba - tiba mesin mobil mati. Dan kami berhenti diantara kendaraan lain yang membunyikan klakson.

Tapi, seperti kata mbak, 'saat mesin mati mendadak, jangan panik. Berikan senyuman pada setiap pengendara yang memelototi kita'. 😉.

Lima menit berlalu tanpa mendapatkan kepastian bagaimana cara menghidupkan mesin, akhirnya aku menghubungi 'dewa penyelamat' kami. Siapa lagi kalau bukan adek besar. 😊.

"Nang, mesinnya mendadak mati, nih. Mbak Ip gak bisa nyalainnya lagi," laporku. "Bantuin dong. Kita terjebak ditengah kemacetan."

Saat itu, ternyata adik besar pun tengah terjebak macet di belahan Jogja yang lain. Dan tak mungkin mendatangi kami. 


Lalu..

"Itu mobil oom. Nyalainnya pakai injak kopling juga," suara adek besar terdengar dari ujung sana.
Bersamaan dengan mbak yang menyadari bahwa ini bukan kendaraan yang biasa dibawanya.

Dan... Taraaa... mesin pun kembali menyala. Sambil tetap berkendara, mbak berseloroh, "Berasa de javu, ya?"

Berdua kami tertawa terbahak. Sementara kedua keponakan tampak heran melihatnya.

Yups.. beberapa tahun lalu, entah seberapa seringnya kami di pelototi pengendara mobil karena mesin mati di tengah jalan saat mulai belajar nyetir mobil. 😂.

Selamat libur panjang...

(Posting : fb)

Komentar

Postingan Populer