Seru
Mendampingi bapak ibu untuk selalu sehat itu,...... penuh dengan cerita. Campur aduk. Dan selalu menyenangkan untuk menuliskan ceritanya.
Seperti kali ini....
Adanya perubahan kebijakan dari 'atas sono', membuat reservasi untuk kontrol rutin ibu di rumah sakit rujukan pun menjadi berubah
Sebelumnya, aku cukup datang dengan membawa berkas - berkas yang diperlukan. Kemudian menyerahkan ke bagian pendaftaran. Dicatat sesuai dengan hari dan tanggal yang diinginkan. Selesai. Tidak sampai 10 menit. Pas hari H, ibu akan diantar mbak untuk kontrol, sesuai dengan nomer pendaftaran.
Begitu cepat. Begitu sederhana. Tidak pakai ribet. Tidak harus menunggu.
Tapi sekarang, tidak bisa lagi seperti itu. Maka beginilah kejadiannya...
Pagi hari, ketika jarum jam baru beberapa menit meninggalkan angka 6, aku sudah berangkat menuju rumah sakit. Tentu saja aku bukan menjadi pendaftar pertama yang hadir. Karena ternyata, sudah banyak calon pendaftar yang telah duduk manis menunggu antrian untuk dipanggil.
Singkat cerita, setelah hampir 2 jam, sampailah pada nomer antrianku. Aku pun menghadap pada si mbak yang tampaknya sudah lelah di pagi yang masih belum beranjak jauh dari pukul 8. 😊. Kok tahu? Senyumnya telah hilang lenyap entah kemana.
Dia memberiku selembar kertas, sebagai tanda bahwa aku sudah mendaftar untuk hari yang kuinginkan. Hanya selembar kertas saja.
Dan ketika aku menunjukkan 'hasil perjuangan'ku pagi ini pada ibu guru, maka dengan 'tega'nya mereka berkata, " Kalau kertas itu hilang, Bu Yayuk bisa nangis darah, ya?" 😂.
Maka.. sampai beberapa hari ke depan, kertas itu menjadi kertas berharga yang harus dijaga baik - baik. 😊.
Sehat terus ibu......

Komentar