Ritual
Setiap anak di sekolah, saat tidur siang, memiliki ritual masing - masing.
Ada yang harus dininabobokan dengan lagu. Ada yang cukup diusap - usap punggungnya. Ada juga yang ditepuk - tepuk kakinya perlahan. Atau berguling ke sana ke mari terlebih dahulu.
Ibu guru harus memahami ritual ini satu persatu. Untuk memastikan bahwa nantinya saat sudah tertidur, anak - anak akan terlelap dengan nyenyak. Tanpa rasa gelisah yang membuat tidurnya menjadi tidak nyaman.
Agar tidak seperti ini kejadiannya...
"No, tidur sama ibu, ya," aku berkata pada Nino seraya duduk diantara dia dan Thifa.
Nino mengiyakan seraya meminta, "Balonku, Bu Yayuk."
Itu artinya, aku harus menyanyikan lagu Balonku. Karena Nino baru akan tertidur bila sudah dinyanyikan lagu kesukaannya.
Maka aku pun mulai menyanyikan lagu Balonku. Bukan dengan nada yang biasanya. Tapi dengan nada pilihanku sendiri. Yang sudah diimprovisasi sana - sini. Sehingga menghasilkan nada baru yang... amburadul. 😂.
Selesai lagu Balonku, berganti kemudian dengan Kereta Api. Juga dengan nada yang tak biasa. Hingga beberapa saat kemudian, Nino pun terlelap.
Beberapa waktu berlalu, ketika anak - anak sudah tertidur dan aku tengah menyelesaikan laporanku, tiba - tiba ada suara memanggilku, "Bu Yayuk."
Aku menghampiri suara itu. Nino memanggilku dalam tidurnya. Segera kunyanyikan lagi lagu Balonku dengan versi yang benar, hingga dia kembali tertidur.
"Bu Yayuk salah, sih nyanyinya. Jadinya Nino ngelindur," seloroh salah satu ibu guru.
Aku pun tertawa tertahan. Bisa gitu, ya? Ritualnya salah, bikin tidur jadi resah. 😝.
(Posting : fb)
Komentar