Lupa
Suatu pagi....
"Bapak semalam lupa minum obat, ya," aku memberi tahu bapak.
"Apa iya?" bapak bertanya. Tidak yakin.
"Iya. Ini obatnya masih ada disini," aku menunjukkan wadah obat bertuliskan 'malam' di tutupnya.
Jadi, untuk memudahkan, aku sengaja menyiapkan obat bapak dalam beberapa wadah. Setiap wadah ini ditulis waktu minumnya. Pagi, siang atau malam. Bila wadah ini sudah terbuka tutupnya, berarti bapak sudah minum obat. Tapi bila sebaliknya, berarti bapak lupa. Seperti yang terjadi kali ini.
Di pagi yang lain..
Sebuah panggilan telpon masuk saat aku tengah memimpin circle time bersama anak - anak di sekolah...
"Ada apa, Bu?" tanyaku seusai menjawab salam. Ibu yang menelpon. Tidak biasanya.
"Adek belum nyiapin obat buat bapak," ibu memberi tahu.
Ya Allah... aku lupa!!
Maka, untuk sejenak aku memberi 'petunjuk' pada ibu tentang aturan minum obat untuk bapak.
Dan kedudukan pun menjadi 1 - 1 antara aku dan bapak. Karena sama - sama lupa. 😂.

Komentar