Kebakaran

Di sekolah, anak - anak dikenalkan pada profesi orang tuanya. Juga profesi orang tua temannya. Tujuannya agar mereka memiliki pengetahuan tentang beragam profesi. Dan bila ditanya "Besok gede mau jadi apa?", jawabannya tidak hanya dokter, polisi atau tentara saja. 😀.

Dan inilah ceritanya...

"Awas!! Kebakaran... Kebakaran," Nathan berteriak seraya memegang sebuah balok dan mengarahkan pada bangunan balok yang lain.
Tampaknya bersama Nino dan Hana, dia sedang bermain peran sebagai petugas pemadam kebakaran.

"Sini, mas Nathan. Disini ada apinya," kali ini Nino ikutan berteriak. Dia memegang sebuah balok warna berbentuk persegi panjang. Dan seperti halnya Nathan, Nino pun mengarahkan balok itu pada sebuah bentuk bangunan yang tadi telah mereka bangun.
Tampaknya bangunan itu tengah mengalami kebakaran hebat. 😀.

Sementara Hana hanya berteriak - teriak saja, "Kebakaran... Kebakaran." Mungkin dia yang memiliki bangunan tersebut. 😆.

"Main apa, nih?" Aku bertanya seraya mendekati mereka.

"Rumahnya kebakaran, Bu Yayuk," Nathan memberi tahu.

"Oya? Ayo cepat dipadamkan. Jangan sampai rumah sebelahnya ikutan terbakar," aku berakting panik. (Urusan kayak, gini sih.. Bu Yayuk jagonya.. 😜).

"Kayak bapakku," ujar Nathan. "Bapakku kebakaran," lanjutnya.

Ha?

"Nathan, bukan kebakaran. Tapi bapaknya Nathan itu petugas pemadam kebakaran," aku menjelaskan sambil menahan tawa. 😂.

Nathan, mah pahamnya setengah - setengah.. 😁. 

(Posting : fb)

Komentar

Postingan Populer