Ayah
Di sekolah, ada satu jendela yang menghadap ke jalan kecil, yang selalu di lewati orang tua di setiap pagi dan sore hari. Jendela ini menjadi tempat penting bagi anak - anak. Tempat mereka melepas orang tua di pagi hari. Dan mengetahui bila dijemput di sore hari.
Saat pagi hari, anak - anak akan melambaikan tangan di jendela sebagai tanda perpisahan dengan orang tua. Ini menjadi sebuah kegiatan yang hukumnya 'wajib'. 😊. Anak - anak melambaikan tangan dan orang tua membalasnya dengan menyertai 'pesan - pesan penting'. Seperti, 'baik - baik di sekolah, ya'. Atau 'makan yang banyak, ya', juga 'nanti sore ketemu lagi, ya'. Dan masih banyak lagi pesan kebaikan yang disampaikan.
Beberapa anak, menginginkan moment melambaikan tangan di jendela ini, dilakukannya sendiri tanpa ada teman lain. Untuk itu, ibu guru akan 'mengungsikan' teman - temannya dari jendela. Namun beberapa anak yang lain, dengan suka rela membolehkan anak lain untuk ikutan melambaikan tangan pada orang tuanya.
Dan Hana adalah salah satu. Maka beginilah kemudian yang terjadi...
"Nino, ayo dadah di jendela," ajak Hana di suatu pagi. "Ayo Nino, dadah sama ayah," Hana tampak tidak sabar memanggil Nino yang tengah asyik bermain.
Segera kemudian Nino beranjak dan mengikuti langkah Hana ke jendela.
"Dadah, Ayah," Nino dan Hana bersamaan melambaikan tangan. Bahkan Nino pun turut menyapa dengan panggilan 'ayah' pada ayahnya Hana.
"Dadah Hana. Dadah Nino," balas ayahnya Hana. "Baik - baik, ya," pesan beliau.
Kompak Nino dan Hana menganggukkan kepala dan segera berlalu dari jendela untuk kembali bermain.
Tak lama, datanglah Khalisa yang juga diantar sang ayah.
"Ayo Khal, ditunggu ayah. Dadah di jendela," aku memberitahu.
"Aku dadah di sini ajah," jawabnya seraya melepas kepergian sang ayah dari depan pintu kelas. Lalu ayah Khalisa pun berlalu.
Sepersekian detik kemudian, terdengarlah sebuah suara, "Dadah ayah."
Suara Hana! Dia tengah melambaikan tangan pada ayahnya Khalisa. Yang membalas lambaian tersebut dengan tersenyum geli.
Hana gitu, deh. Semua diakui sebagai ayah. 😂.
(Posting : fb)
Komentar