Ular tangga
Salah satu adik sepupuku datang ke kota ini bersama putranya. Karena
rumah kami berdekatan, maka beberapa hari ini sang anak sering main ke
rumah..
Dan saat di rumah, mainan favorit yang ditujunya adalah koleksi mainan milik kedua keponakan cantik. Ada congklak, halma, ular tangga dan masih banyak lagi.
.
"Bude, ini apa?" Tanyanya seraya menunjukkan sebuah papan permainan.
.
"Itu untuk main ular tangga," jawabku. "Azzam mau main ular tangga?" Aku menawarkan.
.
Dia mengangguk. Maka mainlah kami berdua. Sambil bermain, aku menjelaskan aturan mainnya. Berapa langkah yang harus dijalankan, kapan harus meluncur turun dan saat di papan mana bisa naik ke bagian yang lebih tinggi.
.
"Horee.. Aku naik tangga," serunya senang saat sampai di kotak yang ada tangganya.
.
Sementara saat aku harus terjun bebas karena sampai di kotak bergambar ular, dia pun bersorak gembira, "Bude kalah!"
.
Waduh.. ada yang 'menari bahagia diatas penderitaan bude', nih.
.
"Bude, aku capek," ujarnya.
.
"Capek? Khan mainnya baru sebentar."
.
"Aku capek. Soalnya turunnya banyak banget."
.
Welaaahh... sudah pinter ngeles, nih keponakanku..
(Posting : ig)
Komentar