Rolling Door
Namanya juga anak - anak. Main bersama kemudian berantem, biasa banget.
Ada saja yang jadi rebutan. Saat menjadi penengah dan menemui 'jalan
buntu', maka senjata terakhir ibu guru adalah 'ini khan punya sekolah,
jadi kita mainkan bersama - sama. Kalau dibuat rebutan, trus rusak, kita
gak bisa main lagi'. 😁
Dan berikut adalah cerita hari ini....
"Ada yang mau bantu ibu nutup rolling door?" Aku menawarkan pada anak - anak yang ingin membantu.
Maka beramai - ramai anak - anak berdiri di sepanjang rolling door. Aku akan menurunkan rolling door sebatas mereka bisa memegang dan kemudian mereka yang akan menutupnya hingga rapat.
"Gak boleh! Ini punyaku!" Tiba - tiba Khalisa berteriak mengusir teman - temannya yang sudah berjejer rapi.
"Khalisa, ini punya sekolah. Jadi teman - teman boleh bantu ibu," aku menjelaskan pada Khalisa.
"Bukan! Ini punyaku!" Khalisa keukeuh dengan keyakinannya.
"Ok," jawabku santai. "Tadi Khalisa bawa rolling door dari rumah?" Tanyaku 'putus asa'.
"Iya!" Khalisa menjawab yakin.
Ha?
(Posting : fb)
Komentar