Pas - Pasan
Aku dikaruniai suara yang pas - pasan banget. Kalau gak mau dibilang jelek. Bahkan suara burung berkicau, jauh lebih merdu. 😃 . Tapi
aku dikaruniai 'rasa percaya diri' yang 'luar biasa'.
Dibandingkan ibu
guru lainnya, aku lebih sering bernyanyi di sekolah setiap hari, setiap
saat. Tentu saja dengan suara yang pas - pasan tadi. Ditambah dengan
gerakan yang, jujur nih, sebenernya sih akan sangat memalukan bila
ditampilkan bukan dihadapan anak - anak. 😆
Ini buktinya...
Untuk
mengusir bosan karena belum dijemput, aku mengajak Dzikra, Abi dan
Faaruuq bernyanyi lagu Kupu - kupu. Pastinya menyanyi sambil mengikuti
gerakan kupu - kupu yang menari - nari. (Silakan dibayangkan sendiri
bagaimana kupu - kupu bila menari.
Semuanya berlangsung biasa
saja, seperti biasanya. Satu kesalahan fatal yang kulakukan adalah
bernyanyi dengan membelakangi jendela. Satu - satunya jendela yang ada
di sekolah. Yang menjadi tempat orang tua menampakkan diri saat
menjemput anaknya.
Ketika sedang bernyanyi dan menari, ternyata salah satu orang tua murid, muncul di jendela untuk menjemput putrinya.
Malu? Andai bisa terbang, ingin rasanya menghilang saja di angkasa. Begitulah kira - kira rasa malu yang kurasakan. 😁
Dan....sejak
kejadian itu, aku tetap saja, sih bernyanyi dan menari bersama anak -
anak. Gak kapok. Tapi aku selalu pastikan berada di posisi yang jauh
dari jendela, sehingga gaya menari apapun tidak akan bikin malu lagi.😂
(Posting : fb)
Komentar